Pohon Tumbang

DETIK-DETIK Tertimpa Pohon Biola Cinta, Hera: Istri Saya Menangis Menjerit-jerit, 1 Jam Terjepit

Cerita Hera Laksana Korban Selamat Tertimpa Pohon Ketapang Biola Cinta di Kampus UP: Istri Saya Menangis Menjerit-jerit, 1 Jam Terjepit di Dalam Mobil

DETIK-DETIK Tertimpa Pohon Biola Cinta, Hera: Istri Saya Menangis Menjerit-jerit, 1 Jam Terjepit
Warta Kota/Andika Panduwinata
Hera Laksana (51) terkulai lemah di ranjang di kamar nomor 201 ruangan Safir lantar dua Rumah Sakit Mulya Insani, Cikupa, Kanupaten Tangerang, Kamis (22/8/2019). 

Cerita Hera Laksana Korban Selamat Tertimpa Pohon Ketapang Biola Cinta di Kampus Universitas Pancasila: Istri Saya Menangis Menjerit-jerit, Satu Jam Lebih Terjepit di Dalam Mobil

Wartakotalive.com - Hera Laksana (51) terkulai lemah di ranjang Rumah Sakit Mulya Insani, Cikupa, Kanupaten Tangerang, Kamis (22/8/2019). Ia mendapatkan perawatan intensif di kamar nomor 201 ruangan Safir lantar dua.

Rasa sakit dan berduka bercampur dalam diri Hera. Lelaki berusia 51 tahun ini ditemani oleh Leni (41) yang merupakan adik kandungnya. Anak sulungnya bernama Ravina (19) turut serta mendampingi ayah tercintanya itu.

Hera yang mengenakan pakaian pasien berwarna biru dan celana hitam tergolek mengerang kesakitan. Raut wajahnya sesekali menahan rasa sakit yang dideritanya.

Bahu bagian kanan tampak diperban karena tulangnya patah. Bahkan kepala Hera pun terluka akibat insiden yang dialaminya di Universitas Pancasila, Jakarta, Rabu (21/8/2019) lalu.

Warga asal Tigaraksa, Kabupaten Tangerang ini selamat, namun istri tercintanya Siti Khodijah (45) tewas setelah  tertimpa pohon besar saat itu. Saat kejadian berlangsung mereka berada di dalam mobil Isuzu Panther nopol A 1000 ZY miliknya.

Mereka saat itu mengantar Ravina untuk mengikuti tes masuk di Universitas Pancasila. Keduanya menunggu di dalam mobil berwarna putih dan tiba-tiba saja pohon berukuran besar tumbang.

UPDATE Korban Pohon Tumbang di Universitas Pancasila Dirujuk ke Rumah Sakit Tangerang

ISTRI MINTA PARKIR DI BAWAH POHON

"Ayah kita parkir di sini aja ya," ujar Hera, kedua matanya terlihat berkaca-kaca mengenang perkataan wanita yang sangat disayanginya ini saat dijumpai Wartakotalive.com di Rumah Sakit Mulya Insani, Tangerang, Kamis (22/8/2019).

Mungkin menurutnya, itu bagian dari firasat sebelum ditinggalkan istrinya untuk selama-lamanya. Air mata Hera pun mengucur deras atas kematian Siti Khodijah.

Halaman
1234
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved