Camat Kembangan Libatkan Pedagang Tanaman Hias Atasi LPS Liar di Komplek Joglo

Camat Kembangan Agus Ramdani mengatakan pihaknya berencana melibatkan pedagang tanaman hias untuk menempati lahan kosong yang kini menjadi LPS liar

Camat Kembangan Libatkan Pedagang Tanaman Hias Atasi LPS Liar di Komplek Joglo
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Anggota PPSU Meruya Selatan menjaga Lokasi Pembuangan Sampah (LPS) ilegal di Kompleks Joglo Baru, Meruya Utara, Jakarta Barat. 

KEMBANGAN, WARTAKOTALIVE.COM -- Camat Kembangan Agus Ramdani mengatakan pihaknya berencana

melibatkan pedagang tanaman hias untuk menempati lahan kosong yang kini menjadi Lokasi Pembuangan Sampah (LPS) liar.

LPS liar yang berlokasi di Komplek Joglo Baru itu keberadaan sunguh miris karena, banyak warga baik Jakarta

dan Tanggerang khususnya wilayah Cileduk membuang sampah di lokasi itu.

Anggota PPSU Meruya Selatan menjaga Lokasi Pembuangan Sampah (LPS) ilegal di Kompleks Joglo Baru, Meruya Utara, Jakarta Barat.
Anggota PPSU Meruya Selatan menjaga Lokasi Pembuangan Sampah (LPS) ilegal di Kompleks Joglo Baru, Meruya Utara, Jakarta Barat. (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)

Padahal lokasi itu bukan tempat pembuangan sampah.

"Kita lagi coba komunikasikan dengan pedagang tanaman supaya tidak ada lagi warga yang buangnya sampah

disana," kata Agus Ramdani, Kamis (22/8/2019).

Lantaran lahan itu masih dalam sengketa, pihaknya masih menunggu status kepemilikan lahan itu.

Anggota PPSU Meruya Selatan menjaga Lokasi Pembuangan Sampah (LPS) ilegal di Kompleks Joglo Baru, Meruya Utara, Jakarta Barat.
Anggota PPSU Meruya Selatan menjaga Lokasi Pembuangan Sampah (LPS) ilegal di Kompleks Joglo Baru, Meruya Utara, Jakarta Barat. (WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO)

Jika seluruh proses telah selesai, ia akan melibatkan pedagang tanaman hias untuk menempati lokasi berukuran 20 meter tersebut.

Dengan dilibatkannya pedagang tanaman hias, setidaknya lokasi itu tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah oleh warga.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved