WhatsApp Incar Layanan Pembayaran Digital di Indonesia, Ini Penjelasan Bank Indonesia

Konsep bisnis yang dibawa ke Indonesia ini berbeda dengan rencana WhatsApp di India yang menawarkan layanan pembayaran peer-to-peer secara langsung.

WhatsApp Incar Layanan Pembayaran Digital di Indonesia, Ini Penjelasan Bank Indonesia
thinkstockphotos
Ilustrasi metode pembayaran digital. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Aplikasi pesan, WhatsApp sedang menjajaki kerjasama dengan perusahaan pembayaran digital dan bank di Indonesia agar dapat menjalankan bisnis pembayaran digital di dalam negeri.

Untuk menjalankan bisnis pembayaran digital itu, WhatsApp hanya akan berfungsi sebagai platform di Indonesia yang mendukung pembayaran melalui dompet digital lokal.

Konsep bisnis yang dibawa ke Indonesia ini berbeda dengan rencana WhatsApp di India yang akan menawarkan layanan pembayaran peer-to-peer secara langsung.

Sebab, WhatsApp melihat regulasi terkait sistem pembayaran digital di Indonesia cukup ketat.

Para Milenial, Ini Ada Nasihat dari Jack Ma Jika Ingin Sukses

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Sugeng, mengatakan, BI melalui ketentuan baik Peraturan Bank Indonesia (PBI) atau Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) telah memberikan pokok-pokok yang harus dipenuhi bagi siapapun yg ingin menyediakan jasa sistem pembayaran di Indonesia, baik mengajukan izin atau persetujuan kerja sama.

Proses perizinannya akan tergantung dari jenis instrumen atau layanan sistem pembayaran yang akan disediakan oleh perusahaan tersebut.

"Jika telah ada pengajuan izin resmi, baru BI akan melihat dan dapat menganalisis lebih dalam,” kata Sugeng seperti dikutip dari Kontan, Rabu (21/8/2019).

Diberitakan sebelumnya, ada rencana kalau aplikasi layanan pesan instan WhatsApp berencana membawa layanan pembayaran digital miliknya ke Indonesia.

Bursa Saham Bergejolak, Lo Kheng Hong: Banyak Saham Salah Harga

Sumber yang mengetahui hal tersebut mengatakan, perusahaan  instant messenger yang bernaung di bawah Facebook itu sedang melakukan pendekatan dengan beberapa perusahaan pembayaran digital di Tanah Air.

Jika benar, Indonesia akan menjadi negara kedua yang akan merasakan layanan "dompet digital" ini setelah lebih dulu diperkenalkan di India pada 2018 namun harus ditunda oleh pemerintah setempat karena masalah regulasi.

Halaman
123
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved