Warga Kebagusan Ungkap Mereka Tidak Tahu Ada Operasi Pasar Murah

Pengakuan tersebut seperti yang disampaikan oleh sejumlah ibu yang berada di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kecapi yang berada tidak jauh.

Warga Kebagusan Ungkap Mereka Tidak Tahu Ada Operasi Pasar Murah
Istimewa
Suasana operasi pasar Program Pangan Bersubsidi yang digelar Wali Kota Jakarta Selatan, Perumda Pasar Jaya serta PD Dharma Jaya. 
Pengakuan tersebut seperti yang disampaikan oleh sejumlah ibu yang berada di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kecapi yang berada tidak jauh dari Kantor Lurah Kebagusan, lokasi digelarnya Pasar Murah.
Mereka mengaku belum mendapatkan informasi adanya operasi pasar murah. 
"Belum tahu ada kalau ada pasar murah besok, emang iya?"
"Soalnya, kemarin Selasa (20/8/2019) baru ada pasar murah di sini."
"Kalau yang besok saya nggak tahu," ungkap Yati (35) warga RW 08 Kebagusan ditemui sedang menemani anaknya di RPTRA Kecapi pada Rabu (21/8/2019). 
Pertanyaan serupa dilontarkan Wiwin (38). Perempuan berjilbab itu justru mempertanyakan lokasi pasar murah hingga jenis dan harga jual kebutuhan barang pokok yang bakal ditawarkan kepada masyarakat. 
"Emang di mana sih tempatnya? apa aja yang dijual? terus harganya berapa? Ya kalau murah boleh aja, soalnya pasti ngebantu," tambahnya. 
Ditemui terpisah Pengelola RPTRA Kecapi, Neneng mengungkapkan pasar murah yang disampaikan Yati merupakan Program Pangan Bersubsidi yang digelar oleh beragam pihak, mulai dari Wali Kota Jakarta Selatan, Perumda Pasar Jaya serta PD Dharma Jaya di RPTRA Kecapi pada Selasa (20/8/2019). . 
Dalam operasi pasar yang ditujukan bagi warga kurang mampu, Pegawai honorer atau Pegawai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), lansia maupun pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus itu menjual beragam jenis kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. 
Kebutuhan pokok tersebut antara lain beras seharga Rp 30.000 per lima kilogram, daging sapi seharga Rp 35.000 per kilogram, daging kerbau seharga Rp 38.000 per kilogram, daging ayam seharga Rp 8.000 per kilogram, ikan kembung seharga Rp 13.000 per kilogram, telur ayam seharga Rp 10.000 per kilogram dan susu UHT seharga Rp 30.000 per karton.
"Operasi pangan bersubsidi kemarin ramai yang beli, total ada sekitar 1000 paket sembako yang terjual. Memang kondisinya itu kemarin tengah bulan, tapi kalau tanggal muda (habis gajian) bisa lebih dari 1.250 paket habis, malah kadang kurang," ungkapnya. 
Operasi pasar yang digelar rutin setiap bulan itu diungkapkannya sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Oleh karena itu, dirinya berharap agar operasi pasar serupa dapat digelar rutin dan dapat disosialisasikan dengan baik kepada masyarakat. 
"Kalau masyarakat kan pasti terbuka, apalagi ibu-ibu, pasti cari yang murah. Tapi kalau nggak disosialisasiin, warga nggak persiapan, mungkin ada yang sudah belanja-nggak ada uang lagi, jadi kan momennya sayang, padahal selisih uangnya bisa dipakai untuk keperluan lain," ungkapnya. 
Sementara itu, Lurah Kebagusan, Leo menyebut sosialisasi terkait Operasi Pasar Murah telah dilakukan. Hanya saja, sosialisasi tidak digelar terbuka, tetapi lewat jejaring grup whatsapp, baik tingkat kelurahan, RW hingga RT. 
"Sosialisasi hanya lewat grup whatsapp aja, jadi saya sebarkan ke LMK, RT-RW. Nah, masing-masing kan punya grup di wilayahnya masing-masing, jadi disebarkan lagi ke warganya," ungkap Leo ditemui di kantornya pada Rabu (21/8/2019).
"Kalau ada warga yang belum tahu itu memang nggak ada sosialisasi lapangan, karena kita sudah minta RT-RW informasikan ke warganya masing-masing kalau besok itu ada pasar murah," jelasnya. 
Sebelumnya, Kepala Humas PT Food Station, Sugito Wibowo dalam siaran tertulis menyebarkan pemberitahuan tentang operasi pasar murah yang akan digelar serentak di empat lokasi terpisah wilayah DKI Jakarta pada Kamis (22/8/2019) pagi.
Empat lokasi tersebut meliputi Kelurahan Cipinang Cempedak, Kelurahan Kebagusan, Kelurahan Utan Kayu Selatan dan Bazar PKK DKI di Balaikota DKI Jakarta. 
Dalam pasar murah ditawarkan sejumlah kebutuhan pokok, antara lain beras long green seharga Rp 29.000 per 2,5 kilogram dan seharga Rp 55.000 per lima kilogram serta beras OP seharga Rp 45.000 per lima kilogram.
Gula pasir seharga Rp 12.000 per kilogram, bawang putih seharga Rp 18.000 per 0,5 kilogram dan terigu seharga Rp 7000 per kilogram. 
Selain itu, minyak goreng seharga Rp 29.000 per 1,8 liter, minyak goreng seharga Rp 11.500 per 0,9 liter dan minyak goreng seharga Rp 9.000 per 0,8 liter. (dwi)
 
Suasana operasi pasar Program Pangan Bersubsidi yang digelar Wali Kota Jakarta Selatan, Perumda Pasar Jaya serta PD Dharma Jaya di RPTRA Kecapi pada Selasa (20/8/2019). 
Operasi Pasar Murah yang bakal digelar PT Food Station Tjipinang Jaya di Kelurahan Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis (22/8/2019) rupanya belum tersosialisasikan dengan baik. Banyak warga yang tidak mengetahui operasi pasar tersebut hingga Rabu (21/8/2019). 
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved