Berita Video

VIDEO: Polisi Sebut Pihak Puskesmas Kamal Lalai Beri Obat Kadaluarsa ke Pasien

Dirinya pun sudah terlanjur mengkonsumsi 38 butir obat kedaluwarsa yang diberikan Puskesmas Kamal Muara, Penjaringan.

VIDEO: Polisi Sebut Pihak Puskesmas Kamal Lalai Beri Obat Kadaluarsa ke Pasien
Tribun Jakarta
Novi dan suaminya, Bayu saat ditemui di rumahnya, RT 007/RW 01 Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (19/8/2019). 

Kapolres Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto menyebut keterangan pihak puskesmas yang memberikan obat lalai saat dalam bertugas.

“Keterangan pihak puskesmas juga sudah mengaku ada kelalaian dari petugas nya,” ujar Kombes Budhi Herdi kepada awak media saat ditemui di kantornya, Selasa (20/8/2019).

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa obat kadaluarsa itu memang tercampur dengan obat-obat lainnya sehingga petugas puskesmas yang bekerja tak melihat akan hal kadaluarsa tersebut.

“Ya obat-obat disposal sudah kadaluarsa itu tercampur dengan obat lainnya, sehingga saat obat itu diberikan pada korban ini adalah memang obat yang sudah kadaluarsa,” jelasnya.

Akibat dalam meminum obat kadaluarsa itu kini membuat korban mengalami mual-mual tak karuan yang kebetulan memang korban juga tengah mengandung anak pertamanya.

“Akibatnya korban menjadi mual-mual, kebetulan korban juga sedang hamil 15 minggu tapi kami tunggu hasil dari pemeriksaan resmi dari pihak rumah sakit apakah ada pengaruh dengan janin di kandungnya atau tidak,” pungkas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang ibu hamil bernama Novi Sri Wahyuni (21) mendapat obat kedaluwarsa dari Puskesmas Kamal Muara saat kontrol kandungannya pada Selasa (13/8/2019) lalu.

VIDEO: Kapolres Jakarta Utara Jamin Keamanan Warga Asal Papua di Wilayahnya

Dirinya pun sudah terlanjur mengkonsumsi 38 butir obat kedaluwarsa yang diberikan Puskesmas Kamal Muara, Penjaringan.

Tak pelak, Novi Sri Wahyuni yang saat ini tengah hamil mengalami pusing, mual, hingga muntah-muntah karena keracunan obat kedaluwarsa.

Kala itu ia mendapat tiga strip obat berjenis vitamin B6 dan beberapa obat lain dari pihak puskesmas.

VIDEO: Siswi SMK di Bekasi Dibully dan Dikeroyok Kakak Kelas dan Alumni

Saat mengonsumsi obat tersebut, ia mengaku merasa pusing, mual, perut melilit, serta muntah-muntah.

Setelah dua kali mengkonsumsi obat itu, ia kemudian penasaran akan sebuah coretan berwarna biru yang ada pada obat tersebut.

Ia pun mencermati garis biru tersebut yang ternyata bertuliskan tanggal kedaluwarsa obat.

Ternyata, obat itu sudah tidak layak konsumsi atau kedaluwarsa sejak bulan April 2019 lalu.

Sementara hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan yang ditangani oleh Polsek Penjaringan.(M20)

Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved