Tak Kuat Melawan Hawa Nafsu, Pemuda Ini Gelap Mata Hingga Nekat Setubuhi Rekan Kerjanya

“Saat di perjalanan, tersangka menawarkan obat nafsu makan kepada korban,” ucapnya.

Tak Kuat Melawan Hawa Nafsu, Pemuda Ini Gelap Mata Hingga Nekat Setubuhi Rekan Kerjanya
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan (dua dari kiri) bersama jajaran memperlihatkan sejumlah barang bukti (barbuk) kasus perkosaan saat merilis pengungkapan tindak kejahatan di Polres Tangerang Selatan, Rabu (21/8). 

Tak kuat melawan hawa nafsu membuat Hari Amando (24) gelap mata. Ia pun nekat menyetubuhi seorang gadis berinisial D (21), yang tak lain rekan kerjanya sendiri.

Sebelum melakukan perbuatan bejatnya itu, Hari mengelabui D dengan memberikan sebutir obat yang katanya dapat membuat nafsu makan seseorang bertambah.

Namun ternyata obat yang diberikan berupa minuman keras hingga membuat D jadi tak sadarkan diri.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan, menjelaskan, ikhwal peristiwa yang terjadi pada 5 Agustus 2019 lalu itu.

Pemerkosaan tersebut bermula saat Hari menghubungi dan menanyakan keberadaan D.

“Saat itu korban (D) baru pindah di kontrakannya yang baru. Lalu pelaku (Hari) menawarkan korban untuk menggunakan kasur dan selimut miliknya,” ujar Ferdy saat dijumpai di Mapolres Tangsel, Rabu (21/8/2019) kepada Wartakotalive.com.

Lantaran D setuju, Hari langsung menjemput dan membawanya ke rumahnya untuk mengambil barang-barang yang dijanjikannya. Sepulangnya mengambil barang, D sempat diajak Hari jalan-jalan.

“Saat di perjalanan, tersangka menawarkan obat nafsu makan kepada korban,” ucapnya.

Namun bukan obat nafsu makan yang diberikan, melainkan minuman keras yang membuat korban tak sadarkan diri. Setelah itu Hari membawanya ke Apartemen Paragon.

“Sesampainya di apartemen tersebut, pelaku menyewa kamar apartemen,” kata Ferdy.

Hari melancarkan niat jahatnya itu. Begitu D tersadar, ia berusaha berontak.

“Namun saat itu pelaku langsung mengancam korban dan memegangi tangan korban sehingga korban tidak bisa berubuat apa-apa. Kemudian tersangka langsung menyetubuhinya,” paparnya.

Tak menerima dirinya diperlakukan tidak senonoh dan ditipu, D membuat laporan ke Polres Tangerang Selatan. Tanpa kesulitan, kawanan polisi lalu meringkus Hari Amando,

Akibat perbuatannya itu, Hari mendekam di balik jeruji besi. Bahkan dia terancam dipenjara selama 12 tahun.

“Dia (Hari) melanggar tindak pidana pemerkosaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 285 KUHP,” papar Ferdy.

Sulit Cari Kerja Tak Membuat Tiga Kaum Difabel Patah Semangat Malah Berinovasi Buka Kedai Kopi

Siswi Kelas 1 SMA Korban Pengeroyokan 3 Siswi Seniornya Alami Trauma dan Ingin Pindah Sekolah Saja

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved