Berita Duka

Kemenhub Mediasikan Penyelesaian Pelaut Indonesia yang Meninggal di Kapal Sebesar Rp200 Juta

Ditjen Hubla Kemenhub kembali memfasilitasi dan memediasikan proses penyelesaian santunan kepada keluarga pelaut atas nama Saldi Djainudin

Kemenhub Mediasikan Penyelesaian Pelaut Indonesia yang Meninggal di Kapal Sebesar Rp200 Juta
Wartakotalive.com/Mohamad Yusuf
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla Kemenhub) memfasilitasi dan memediasikan, proses penyelesaian santunan kepada keluarga pelaut atas nama Saldi Djainudin, senilai Rp 200 juta. Selain itu, juga menjadi mediasi penyelesaian sisa gaji Saldi sebesar 950 US dolar atau Rp 13 juta, kepada ahli waris pelaut Saldi. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf

GAMBIR, WARTAKOTALIVE.COM -- Pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen

Hubla Kemenhub) kembali memfasilitasi dan memediasikan proses penyelesaian santunan kepada keluarga

pelaut atas nama Saldi Djainudin senilai Rp 200 juta.

Selain itu, juga menjadi mediasi penyelesaian sisa gaji Saldi sebesar 950 US dolar atau Rp 13 juta, kepada ahli waris pelaut Saldi.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla Kemenhub) memfasilitasi dan memediasikan, proses penyelesaian santunan kepada keluarga pelaut atas nama Saldi Djainudin, senilai Rp 200 juta. Selain itu, juga menjadi mediasi penyelesaian sisa gaji Saldi sebesar 950 US dolar atau Rp 13 juta, kepada ahli waris pelaut Saldi.
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla Kemenhub) memfasilitasi dan memediasikan, proses penyelesaian santunan kepada keluarga pelaut atas nama Saldi Djainudin, senilai Rp 200 juta. Selain itu, juga menjadi mediasi penyelesaian sisa gaji Saldi sebesar 950 US dolar atau Rp 13 juta, kepada ahli waris pelaut Saldi. (Wartakotalive.com/Mohamad Yusuf)

Pelaut Saldi Djainudin merupakan Anak Buah Kapal (ABK) di Kapal FV Lu Rong Yuan Yu 869.

Ia meninggal dunia di wilayah laut Srilanka, Rabu, 19 Juni 2019 pukul 11.29 waktu setempat dikarenakan sakit.

"Untuk kesekian kalinya, Ditjen Hubla turut serta dalam memfasilitasi dan memediasikan penyelesaian

santunan, kepada keluarga pelaut yang meninggal di atas kapal, saat menjalankan tugasnya sebagai pelaut,"

ujar Gigih Retnowati, Kasubdit Rancang Bangun Stabilitas dan Garis Muat Kapal, Direktorat Perkapalan dan

Halaman
123
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved