Komunitas
Bukti Cinta Bangsa, Rebel Owner Community Susuri Jabar, Komunitas PCX ke Museum Benteng Heritage
Rombongan konvoy Honda CMX500 Rebel berangkat menyusuri beberapa wilayah di Jawa Barat seperti Legok, Ciwidey, dan Cianjur.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Fred Mahatma TIS
MESKI terkesan ‘Gahar’ dengan atribut bikers dan ‘tunggangan’ motor berkapasitas mesin besar, jiwa nasionalisme komunitas ini patut diacungi jempol.
Mereka adalah Rebel Owner community (ROC) yang melakukan turing dan tidak lupa ikut melaksanakan kegiatan upacara pengibaran bendera merah putih peringati HUT Republik Indonesia ke-74.
West Java Free Rides, itulah kiranya kegiatan turing yang dilakukan lima belas anggota komunitas yang berlangsung 16-18 Agustus lalu.
• Komunitas Ciliwung Depok Kibarkan Bendera di Tengah Aliran Sungai Ciliwung di Kawasan GDC Kota Depok
• 6 Tip Touring Aman Ala Komunitas Trailblazer Indonesia, Ini Fitur Pendukung di Chevrolet Trailbalzer
Sesuai dengan tema yang diangkat, rombongan konvoy Honda CMX500 Rebel berangkat menyusuri beberapa wilayah di Jawa Barat seperti Legok, Ciwidey, dan Cianjur.
Tidak sekedar ‘ngegas’ kesempatan ini juga diisi dengan melakukan upacara peringatan kemerdekaan RI ke 74 di halaman Polsek Ciwidey, Bandung Jawa Barat.
“Sambil ngegas, kami juga coba bangkitkan rasa kebangsaaan dengan ikut melaksanakan upacara peringatan kemerdekaan ke 74 bersama polsek Ciwidey dan masyarakat sekitar, “ papar Arsy Arsanto selaku Road Captain turing ROC kali ini.
Bukti Cinta
Senada dengannya, Wahana Honda BigBike Consultant Barry juga mengungkapkan hal yang sama.
Jadi untuk menghilangkan stigma negatif pada komunitas motor, dengan kegiatan upacara peringatan ini dapat jadi bukti tentang rasa nasionalisme, sekaligus kecintaan terhadap negara.
“ Jadi ini bukti jika komunitas Honda BigBike juga sangat cinta kepada negara,” paparnya dalam pernyataan resmi yang diterima Wartakotalive.com.
PCX Heritage Trip
Tepat satu minggu sebelumnya, puluhan anggota komunitas pecinta Honda PCX juga menunjukkan sikap kecintaan terhadap negaranya.
Namun kali ini kegiatan turing singkat dalam kota yang dilakukan pecinta PCX dengan mengunjungi Museum Benteng Heritage, lebih kearah pengetahuan budaya lokal.
Museum ini merupakan tempat yang bersejarah yang menceritakan pencampuran budaya lokal Tangerang dengan etnis Tionghoa.
Museum ini merupakan hasil restorasi sebuah bangunan berarsitektur tradisional Tionghoa.
Belum selesai, rombongan yang diikuti puluhan pecinta Honda PCX juga mengunjungi landmark kota Tangerang yaitu Masjid Al Azhom di kawasan pusat pemerintahan Kota Tangerang.
Acara yang dimotori Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) diikuti oleh beberapa komunitas yang tergabung dalam Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Tangerang Chapter, Honda PCX Owner Club (HPOC) Tangerang dan All New Honda PCX Community (AHPC) Tangerang.
"Hampir setiap tahun acara serupa dilakukan. Tidak hanya gathering, lewat kegiatan ini kami coba memupuk kebersamaan dan menghormati budaya yang ada di Indonesia khususnya Jakarta atau Tangerang, “ jelas PIC Community Development Wahana, Agus Sigit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pcx-heritage-trip.jpg)