Digunakan untuk Kegiatan di Luar Pilkada, DPRD Tolak Permintaan KPU Soal Tambahan Dana Rp 700 Juta

kami enggak setujui anggaran Rp 700 juta itu karena setelah kami pelajari, (anggaran) itu untuk kegiatan di luar (Pilkada), enggak masuk substansi

Digunakan untuk Kegiatan di Luar Pilkada, DPRD Tolak Permintaan KPU Soal Tambahan Dana Rp 700 Juta
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Hendrik Tangke Allo di Gedung DPRD Depok, Senin (3/9/2018). 

Pihak DPRD Kota Depok menolak anggaran tambahan yang diminta pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok sebesar Rp 700 juta.

“Jadi, kami enggak setujui anggaran Rp 700 juta itu karena setelah kami pelajari, (anggaran) itu untuk kegiatan di luar (Pilkada), enggak masuk substansi,” tutur Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, melalui sambungan telepon, Selasa (20/8/2019) kepada Wartakotalive.com.

Sebelumnya, pihak DPRD Kota Depok memanggil pihak KPU untuk meminta penjelasan terkait adanya penambahan anggaran.

Sayangnya, DPRD tak mendapatkan alasan pasti mengenai penambahan anggaran dana itu lantaran pegawai Sekretariat KPU yang berwenang mengenai anggaran tidak hadir.

“Kami tanya ke ketua dan anggota (KPU), mereka paham enggak Rp 700 juta itu untuk apa saja, mereka bilang enggak paham karena memang yang paham sekretariat (KPU),” ujar Hendrik.

Pengajuan Rp 700 juta untuk dana Pilkada Depok dikatakan Hendrik ada di perubahan anggaran.

“Bagaimana kami mau setujuin kalau mereka enggak jelasin, kami enggak mau ambil risiko,” kata Hendrik.

Sebelumnya, Nana mengatakam pihaknya telah mengajukan anggaran Pilkada ke Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sebesar Rp 64 miliar.

Namun ditengah jalan, KPU meminta adanya perubahan dengan menambahkan lagi anggaran tersebut sebesar Rp 700 juta.

Hingga kini, pihak KPU Kota Depok belum secara resmi menerima dana tersebut lantaran belum dilakukannya ketuk palu oleh DPRD Depok.

“Iya, jadi, semua (anggaran) akan di bahas di RAPBD 2020, semua akan kami bahas enggak cuma KPU. Yang membahas nanti pun DPRD periode yang baru,” papar Hendrik Tangke Allo.

Hendrik mengatakan, pengajuan angka Rp 64 miliar sejatinya akan dicek lebih dulu oleh DPRD mengenai untuk digunakan apa saja dana sebesar itu.

“Kalau masih dibutuhkan (tambahan anggaran) ya bisa diberikan tapi kalau kami lihat Rp 50 miliar cukup ya, kami kasih Rp 50 miliar karena anggaran kan harus efektif san efisien,” tutur Hendrik.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved