1.017 Pemohon Hunian DP Rp 0 Masuk Tahap Verifikasi di Bank DKI

Sebanyak 1.017 form pengajuan Kredit Pemilikan Rumah untuk program DP Rp 0 Rumah Susun Sederhana Milik Klapa Village, Masuk ke Bank DKI.

1.017 Pemohon Hunian DP Rp 0 Masuk Tahap Verifikasi di Bank DKI
Warta Kota/Rangga Baskoro
Rumah susun sederhana milik (rusunami) Klapa Village atau yang dikenal sebagai Rumah DP Rp 0, di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, ditargetkan rampung akhir Juli. 

Sebanyak 1.017 form pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), untuk program Down Payment (DP) Rp 0 Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) Klapa Village, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, telah masuk ke Bank DKI.

Saat ini Bank DKI sebagai pemberi KPR tengah melakukan verifikasi data dari form permohonan warga tersebut.

Menang 1-0 atas Madura United, Bali United ke Puncak Klasemen Liga 1 2019, Geser PS Tira

Yura Yunita, Rio Febrian hingga Payung Teduh Ramaikan Balkonjazz Festival di Desa Tuksongo

Warga Ini Polisikan PLN Karena Rumahnya Terbakar Usai Teknisi Perbaiki Korsleting Listrik

“Saat ini sudah ada 1.017 form permohonan KPR yang sedang diverifikasi. Nanti diproses seperti KPR biasa. Kalau memang disetujui, tinggal dijadwalkan kapan akadnya,” kata Dzikran Kurniawan, Kepala Unit Fasilitas Pemilik Rumah Sejahtera Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi DKI Jakarta, ditemui Warta Kota, di Balai Kota, Senin (19/8/2019).

Verifikasi tersebut, lanjut Dzikran, dilakukan apakah pemohon layak diberikan KPR. Dimana pemeriksaan dilakukan mengenai keuangan pemohon.

“Diperiksa apakah pemohon memiliki kartu kredit atau cicilan yang bermasalah. Termasuk kondisi kemampuan keuangannya apakah bisa untuk membayar cicilannya nanti atau tidak,” katanya

Selain itu, lanjut Dzikran, , saat ini terus membuka untuk pendaftaran rusunami tersebut. Dimana, saat ini pembangunan tengah dalam tahap finishing.

Cegah Kebocoran Pajak di Sektor Hotel-Restoran, Bapenda Tangerang Gandeng KPK Pasang Alat Penyadap

Wali Kota Arief R Wismansyah Bakal Diperiksa Kemendagri Menyusul Pelesiran ke LN Diduga Tanpa Izin

Wali Kota Depok Lebih Condong Gabung Jakarta Ketimbang Bogor Raya

“Kami buka untuk program Menara Samawa sebanyak 780 unit. Tidak ada batasan waktu pendaftaran. Karena nanti kami juga akan membangun rusunami yang lain, di lokasi lainnya,” kata Dzikran.

Dzikran menyebut, pendaftaran dibuka, untuk mendapatkan data kebutuhan kepemilikan rumah nantinya.

“Pendaftaran terus dibuka. Karena ini juga menjadi data kami juga, berapa banyak warga yang sebenarnya belum memiliki rumah. Data ini menjadi acuan kami, untuk melakukan perencaan pembangunan rusun nantinya,” katanya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved