Pemekaran Wilayah

Ternyata Dulu Bekasi Masuk Wilayah Jakarta, Lalu Keluar Gara-gara Belanda

SEJARAWAN Bekasi ikut mengomentari ramainya pembicaraan terkait tawaran Kota Bekasi bergabung menjadi bagian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ternyata Dulu Bekasi Masuk Wilayah Jakarta, Lalu Keluar Gara-gara Belanda
Warta Kota/Fitiyandi Al Fajri
Kondisi jalur pedestrian di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi telah tertata rapi, Kamis (2/2/2017). Penataan ini mengacu pada konsep urban desain, di mana pembangunan pedestrian didukung oleh fasilitas lain seperti taman, bangku, dan lampu penerangan jalan umum. 

SEJARAWAN Bekasi ikut mengomentari ramainya pembicaraan terkait tawaran Kota Bekasi bergabung menjadi bagian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Kalau istilah saya sih itu bukan bergabung tapi kembali ke Jakarta, kembali ke DKI Jakarta," ujar Ali Anwar kepada Wartakotalive, Senin (19/8/2019).

Ali Anwar menjelaskan hal itu dikarenakan Bekasi dahulu merupakan bagian dari Jakarta, bukan dari Jawa Barat.

Minta Jokowi Bentuk Kementerian Adat, ‎Staf Khusus Presiden: Papua Butuh Dihargai

Dahulu, katanya, ada abad ke-16 Bekasi itu masuk ke wilayah Jayakarta atau DKI Jakarta.

Bahkan, setelah dikuasai oleh penjajah Belanda dan berubah nama menjadi Batavia, Bekasi masih masuk ke wilayah tersebut.

Bekasi mulai masuk bagian dari Provinsi Jawa Barat pada tahun 1950.

Ditawarkan Masuk Jakarta, DPRD Desak Wali Kota Bekasi Segera Gelar Referendum

Ketika itu, Indonesia menjadi negara bagian atau Republik Indonesia Serikat (RIS).

Kala itu Jakarta menjadi negara bagian distrik federal Jakarta, dan Jawa Barat menjadi negara pasundan.

"Ketika itu tokoh masyakat Bekasi dan Cikarang tidak ingin bekasi masuk wilayah keduanya."

Anda Korban Pemadaman Listrik Massal? Begini Cara Cek Besaran Kompensasi dari PLN

"Mereka ingin tetap NKRI tidak negara bagian," ujar Ali Anwar.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved