Selalu Berpindah-pindah Tempat Sembunyi, Kawanan Polisi Dibuat Kecele Oleh Pelaku Peremas Payudara

pelaku kesehariannya menjadi juru parkir liar di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Dia kerap mangkal di lokasi tersebut bersama rekan - rekannya.

Selalu Berpindah-pindah Tempat Sembunyi, Kawanan Polisi Dibuat Kecele Oleh Pelaku Peremas Payudara
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan 

Kawanan polisi dibuat kecele oleh peremas payudara. Lantaran selalu berpindah-pindah tempat, polisi kesulitan menangkap pelaku.

“Kami kesulitan karena pelaku berpindah- pindah tempat,” kata Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Ferdy Irawan, kepada Wartakotalive.com, Senin (19/8/2019).

Ferdy menyebut pelaku sudah kabur jauh keluar wilayah Tangerang Selatan. Dirinya pun mengerahkan anak buah untuk mencari pelaku hingga keluar kota.

“Tempat - tempat yang dicurigai masih dipantau. Kalau keluar pulau belum, masih di luar kota. Pelaku ini bersembunyi dari tempat anggota keluarganya ke rumah-rumah saudara lainnya,” kata Ferdy.

Ferdy pun mengungkapkan kendala lainnya terkait penangkapan pelaku itu.

“Kesulitan lainnya dia tidak memegang alat komunikasi atau handphone. Ini kami susah untuk mendeteksi,” ungkapnya.

Sudah lebih dari sepekan kasus pelecehan seksual dengan cara meremas payudara terhadap gadis berinisial A (18) di area putaran di kawasan Bintaro, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, berlalu.

Namun hingga saat ini pelaku yang melakukan perbuatan bejat tersebut belum diringkus oleh kawanan polisi.

Pihak kepolisian, kata Ferdy Irawan, kesulitan menangkap pelakunya meski identitasnya sudah dikantongi.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Muharam, menegaskan, pelaku berusia sekitar 20 tahun dan tidak bisa baca dan menulis.

Muharam menerangkan pelaku kesehariannya menjadi juru parkir liar di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan. Dia kerap mangkal di lokasi tersebut bersama rekan - rekannya.

Gali Ratusan Kuburan TPU Baitul Rahman Ciputat, Tim Bongkar Makam Mendadak Kesurupan dan Mengamuk

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved