Narkoba

Dalam 3 Bulan Polda Metro Jaya Bekuk 154 Tersangka Pengedar, Pemakai dan Bandar Narkoba

154 tersangka itu diamankan sejumlah barang bukti narkoba berbagai jenis dan obat terlarang.

Dalam 3 Bulan Polda Metro Jaya Bekuk 154 Tersangka Pengedar, Pemakai dan Bandar Narkoba
Wartakotalive/Budi Sam Law Malau
Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba serta jajaran polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya membekuk 154 tersangka bandar, pengedar, dan penyalahguna narkoba dalam tiga bulan terakhir mulai Juni sampai Agustus 2019. Inilah para tersangka digelar di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/8/2019) 

Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba serta jajaran polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya bekuk 154 tersangka bandar dan pengedar narkoba serta penyalahgunaan dalam tiga bulan terakhir mulai Juni sampai Agustus 2019.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan dari 154 tersangka itu diamankan sejumlah barang bukti narkoba berbagai jenis dan obat terlarang.

"Sebanyak 154 tersangka kasus narkoba ini, kami amankan selama tiga bulan terakhir, termasuk sejumlah barang bukti narkobanya," kata Gatot dalam konpers di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/8/2019).

MODUS Baru Penyelundupan Narkoba, Lewat Jastip, Paket Sabu Disimpan dalam Pesanan Barang Mewah

Gatot merinci barang bukti narkoba yang disita dari 154 tersangka itu adalah sabu sebanyak 147,12 Kg; ganja sebanyak 34,64 Kg; ekstasi sebanyak 82.022 butir.

Lalu heroin sebanyak 668,10 gram; H-5 sebanyak 100 butir, kokain sebanyak 960,77 gram; bubuk ekstasi sebanyak 1.067 gram; ganja cair sebanyak 3 toples;

Kasus Penangkapan Umar Kei, Ditangani Ditreskrimum dan Ditresnarkoba

Miras sebanyak 10.224 botol dan 27 bungkus; baya atau obat palsu atau obat keras sebanyak 25.074 butir; serta prekursor atau alat dan bahan pembuatan sabu.

"Dari total barang bukti itu, sebagian akan langsung kami musnahkan. Yakni narkotika jenis sabu sebanyak 71, 8 kg dan ekstasi sebanyak 15.326 butir, akan kami musnahkan, karena sudah dijadikan barang bukti di pengadilan," kata Gatot.

Dengan dimusnahkannya barang bukti sabu dan ekstasi itu kata Gatot dapat menyelamatkan sekitar 374.326 jiwa.

BANDAR Narkoba Ngamuk, Kapolsek Dikeroyok sampai Bonyok hingga Dirawat di Rumah Sakit

Aksi Bandar narkoba dan jaringannya makin nekat. Kapolsek dikeroyok sampai bonyok dan kini mendapat perawatan intensif di sebuah rumah sakit.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved