Begini Kritikan Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto Untuk Panglima TNI

Begini Kritikan Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto Untuk Panglima TNI.

Begini Kritikan Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto Untuk Panglima TNI
Tribunnews.com
Endriartono Sutarto 

DAFTAR Prajurit TNI yang gugur dalam penugasannya di Papua bertambah panjang.

Terbaru adalah Pratu Sirwandi yang gugur akibat penyerangan KKB pimpinan Egianus Kogoya.

Pratu Sirwandi diserang di jalan trans Wamena. 

VIDEO : Warga Indonesia Rayakan Hari Merdeka di Old Trafford

Dia akhirnya meninggal pada jumat 17 Agustus 2019 sekitar pukul 15:30 WIT.

Menurut Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto, prajurit dalam melaksanakan tugas operasi di Papua, tidak boleh kehilangan kewaspadaannya.

Sutarto menambahkan Panglima TNI harus lebihnmeningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan serangan dari kelompok bersenjata terhadap prajurit TNI maupun masyarakat, apalagi acapkali terjadi di tempat yang sama.

Dua Tersangka Kasus Video Vina Garut Negatif HIV, Satu Lagi Idap Strok

Endriartono mengatakan, apabila Panglima TNI masih belum mampu membasmi Kelompok Separatis Papua, maka kondisi ke depan akan menjadi kondisi yang tidak menguntungkan Indonesia.

Menurut Endriartono, hal itu bisa menyebabkan Kelompok Separatis Bersenjata akan semakin berani, dan legitimasi pemerntah Indonesia akan tergerus di forum internasional.

Lebih lanjut, Endriartonomberpendapat Pemerintah dalam hal ini Presiden, perlu mempertimbangkan keberadaan Hadi Tjahyanto sebagai Panglima TNI.

Firman Beberkan Kunci Sukses Juara di Akita Master 2019

Bilamana dirasa kurang mampu, ujar Endriartono, maka Presiden perlu segera mencari pengganti Panglima TNI.

Menurut Endriartono, Presiden jangan lagi berspekulasi, nyawa rakyat dan nyawa prajurit lebih penting dan tidak mungkin bisa digantikan oleh apapun, apakah kita masih harus menunggu jatuhnya korban jiwa berikutnya

Menanggapi kondisi ini, Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, menjelaskan bahwa Panglima TNI harus segera menyelesaikan Kasus Papua yang sejak bulan Desember 2018 sampai dengan sekarang belum membuahkan hasil apapun.

Dengan kata lain, ujar Fahri Hamzah, masih saja terjadi prajurit TNI tewas dengan mengerikan.

Berniat Tenangkan Massa, Wagub, Pangdam, dan Kapolda Papua Barat Malah Dilempari Batu

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved