Asprov PSSI Minta KLB Digelar 2 November 2019 di Kalimantan

KLB PSSI diklaim akan digelar pada 2 November 2019, sesuai dengan keputusan Kongres PSSI di Ancol, Jakarta Utara, 27 Juni 2019 lalu.

Asprov PSSI Minta KLB Digelar 2 November 2019 di Kalimantan
istimewa
Ketua KPSN, Suhendra Hadikuntono (kiri) diterima Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (31/5/2019). 

Kongres Luar Biasa atau KLB Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia akan berlangsung di Kalimantan, pada 2 November 2019 mendatang.

Klaim itu disampaikan Ketua Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN), Suhendra Hadikuntono.

Menurutnya, KLB Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dilakukan sesuai dengan keputusan Kongres PSSI di Ancol, Jakarta Utara, 27 Juni 2019 lalu.

Menurut Suhendra, KLB PSSI pada 2 November 2019 merupakan aspirasi yang ia dengar dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI di Kalimantan saat melakukan pertemuan yang ia sebut sebagai "Ekspedisi Borneo KPSN 2019".

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi saat berpidato dan mengundurkan diri pada Kongres PSSI di Bali, Minggu (20/1/2019).
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi saat berpidato dan mengundurkan diri pada Kongres PSSI di Bali, Minggu (20/1/2019). (TRIBUN BALI/ZAENAL NUR ARIFIN)

Selama di Kalimantan, KPSN bertemu Asprov PSSI Kalimantan Timur, pengurus klub Persisam Samarinda, Asprov PSSI Kalimantan Barat, dan Asprov PSSI Kalimantan Tengah.

"Kedaulatan PSSI ada di tangan voters (para pemilik suara--red). Berdasarkan hasil road show KPSN ke daerah-daerah, mereka menghendaki jadwal pelaksanaan KLB PSSI untuk memilih Ketua Umum dan Komite Eksekutif PSSI seperti keputusan KLB PSSI di Ancol, yakni 2 November 2019, bukan 25 Januari 2020 seperti yang diklaim PSSI dikehendaki FIFA," ujar Suhendra di sela-sela pertemuan dengan para voters di Samarinda, Kalimantan Timur, seperti rilis yang diterima redaksi, Senin (19/8/2019).

Mengapa Kalimantan dipilih sebagai lokasi KLB PSSI? Suhendra menyatakan Kalimantan adalah calon Ibu kota yang sudah dipilih Presiden Joko Widodo.

Selain itu, pemilihan Kalimantan sebagai bentuk terima kasih dan rasa syukur karena Presiden begitu concern terhadap kemajuan sepak bola dengan mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) No 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Sepak Bola Nasional.

Presiden Jokowi mendiskusikan lokasi calon ibu kota negara di Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019).
Presiden Jokowi mendiskusikan lokasi calon ibu kota negara di Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Rabu (8/5/2019). (Biro Pers Setpres/Rusman)

Suhendra berpendapat KLB PSSI untuk memilih Ketua Umum dan Komite Eksekutif PSSI digelar pada 25 Januari 2020 merupakan dalih agar semua program PSSI berjalan dengan baik.

Sebelumnya, KLB PSSI di Ancol membentuk Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP).

KP dan KBP inilah yang akan menyelenggarakan pemilihan Ketua Umum dan Komite Eksekutif PSSI, yang menurut keputusan KLB PSSI di Ancol akan digelar pada 2 November 2019.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha, menjawab sejumlah pertanyaan dalam wawancara eksklusif dengan Kompas.com, Selasa (12/2/2019).
Sekjen PSSI, Ratu Tisha, menjawab sejumlah pertanyaan dalam wawancara eksklusif dengan Kompas.com, Selasa (12/2/2019). (KOMPAS.com/FERRIL DENNYS)

Belakangan jadwal KLB 2 November 2019 itu mundur ke 25 Januari 2020. Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan pemunduran jadwal itu sesuai instruksi FIFA.

"Itu upaya PSSI untuk menciptakan situasi demi melanggengkan kekuasaan saja," kata Suhendra.

Editor: Eko Priyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved