Wali Kota Bekasi Usulkan Pembentukan Provinsi Pakuan Bhagasasi, Ini Cakupan Wilayahnya

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi melempar ide baru, ketika ditanya soal wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya.

Wali Kota Bekasi Usulkan Pembentukan Provinsi Pakuan Bhagasasi, Ini Cakupan Wilayahnya
Wartakotalive/Muhammad Azzam
Walikota Bekasi Rahmat Effendi saat di Masjid Agung Al Barkah Bekasi, Jalan Raya Veteran, Margajaya, Kota Bekasi, pada Jumat (17/5/2019). 

WALI Kota Bekasi Rahmat Effendi melempar ide baru, ketika ditanya soal wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya.

"Kalau Bogor mewacanakan Bogor Raya, saya mewacanakan Provinsi Pakuan Bhagasasi," kata Rahmat Effendi, seusai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Kota Bekasi, Jumat (16/8/2019).

"Wilayahnya meliputi Karawang, Bekasi Bekasi (Kota dan Kabupaten), Bogor, Depok, tambah Cianjur," imbuhnya.

Rahmat Effendi Ungkap Kota Bekasi Pernah Diajak Masuk Wilayah DKI, Namanya Jadi Jakarta Tenggara

Pepen, sapaan akrabnya, mengungkapkan alasan dirinya lebih memilih melempar wacana Provinsi Pakuan Bhagasasi, yakni karena sejarah Bekasi sangat kental, sehingga lebih tidak bisa dihilangkan.

"Bekasi ini punya historis, tahun 450 Masehi ada raja yang namanya Purnawarman, kerajaannya Tarumanegara lokasi di Bekasi."

"Jadi Bekasi itu lebih tua dari wilayah Bogor, Karawang, apalagi Depok," ungkap Pepen.

Hari Ini Jokowi Umumkan Lokasi Ibu Kota Pengganti Jakarta, Dana Hampir Rp 500 Triliun Disiapkan

Sehingga, kata Pepen, untuk mengambil jalan tengah, lebih baik digunakan nama Provinsi Pakuan Bhagasasi.

"Kalau Bekasi masuk ke wilayah pemekaran Provinsi Bogor Raya, lebih baik gunakan nama Pakuan Bhagasasi."

"Bekasi dulu itu Bhagasasi. Kalau Pakuan dulu itu kan kerajaan Pajajaran, pusatnya di Bogor, itu kan sejarahnya," jelas Pepen.

Jokowi Bakal Umumkan Susunan Kabinet Sebelum Dilantik, Peluang Parpol di Luar Koalisi Tertutup?

Pepen menuturkan, pada intinya wacana yang dilontarkan oleh Wali Kota maupun Bupati Bogor dan dirinya, adalah untuk mempercepat proses kesejahterahan dan pembangunan.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved