Pemekaran Wilayah

Rahmat Effendi Ungkap Kota Bekasi Pernah Diajak Masuk Wilayah DKI, Namanya Jadi Jakarta Tenggara

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku sempat ditawarkan menjadi bagian dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Rahmat Effendi Ungkap Kota Bekasi Pernah Diajak Masuk Wilayah DKI, Namanya Jadi Jakarta Tenggara
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (Pepen) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Senin (22/10). 

Perluasan wilayah, kata Bima Arya, perlu dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan penduduk di kota hujan itu.

Jadi Trending Topic Twitter, Warganet Bilang Vina Menyatukan Indonesia

"Saat ini kan banyak berkembang seolah-olah Kota Bogor ingin mengambil wilayah di Kabupaten Bogor. Saya tidak mau salah dipahami."

"Poinnya adalah Kota Bogor harus mengantisipasi perkembangan penduduk," sebutnya.

Bima Arya mengaku, sejauh ini dirinya baru berkomunikasi dengan Bupati Bogor terkait wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya.

Jusuf Kalla Bilang Cina Tidak Bakal Serang Indonesia dari Sektor Pertahanan, tapi Lewat Sisi Ini

"Untuk daerah lain belum kita obrolkan. Saya hanya ngobrol intens dengan Bupati Bogor."

"Kita juga sempat membahas soal perluasan wilayah Kota Bogor, bahkan saya juga sempat mengkajinya bersama Bupati," beber Bima Arya.

Rencana Pemerintah Kota Bogor membentuk Provinsi Bogor Raya, memunculkan reaksi dari sejumlah wilayah di Jawa Barat, salah satunya Kota Depok.

Kivlan Zen Gugat Wiranto Soal Pam Swakarsa, Kuasa Hukum: Itu Kewenangan Pengadilan Militer

Terkait hal itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad angkat bicara.

"Ada baiknya menyelesaikan permasalahan yang masih muncul di wilayah Bogor lebih dahulu," ujar Idris kepada wartawan, seusai Pisah Sambut Kapolres di Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Rabu (14/8/2019).

Permasalahan yang dimaksud Idris adalah proses pemecahan wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur.

Kisah Proklamasi Kemerdekaan RI di Cirebon pada 15 Agustus 1945, Setelah Itu Soekarno-Hatta Diculik

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved