Berita Jakarta

Ini Petunjuk dari Spesifikasi Sandwich Panel Untuk Bongkar Kasus Tower A RSUD Koja Mangkrak

Petunjuk dari spesifikasi sandwich panel untuk bongkar kasus mangkraknya tower A RSUD Koja.

Ini Petunjuk dari Spesifikasi Sandwich Panel Untuk Bongkar Kasus Tower A RSUD Koja Mangkrak
WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW
Pembangunan Tower A RSUD Koja yang mangkrak. 

Kantor Kecil

Sementara itu, pantauan Warta Kota, lokasi kantor PT BKP berada di samping fly over di Jalan Pangeran Tubagus Angke No.97.

Kantornya tampak tidak besar dan berada di jejeran ruko dengan gaya bangunan model lama.

Mobil tampak kerap parkir di trotoar di depan ruko tersebut, karena tak ada parkiran mobil di situ.

Kantor PT Bangun Kharisma Prima di Jalan Tubagus Angke.
Kantor PT Bangun Kharisma Prima di Jalan Tubagus Angke. (WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW)

BERITA FOTO: Ketua DPRD DKI dan Sekda DKI Longok Pameran Foto Ratusan Fotografer, Yuk Ikutan Lihat

Sementara itu motor parkir di garasi kecil di dekat pintu masuk kantor PT BKP.

Mereka yang berurusan dengan PT BKP hanya menunggu di kursi panjang di depan. Biasanya untuk urusan pembayaran.

Di dalamnya tamu akan diterima oleh pegawai urusan pembayaran. Lampu di ruangan tersebut terlihat kurang terang, ACnya juga tak terlalu dingin.

Direktur Eksekutif Jakarta Monitoring Network, Ahmad Sulhy, mengaku aneh apabila PT BKP dapat mengalahkan kontraktor raksasa.

Muhamat Asraf Anggota Paskibraka Nasional Sempat Minder Tak Punya Sepatu Hingga Pinjam Tetangga

"Aneh kantornya seperti itu tapi bisa kalahkan 6 perusahaan konstruksi BUMN raksasa di Indonesia," kata Sulhy ketika dihubungi Warta Kota, Kamis (15/8/2019).

Klarifikasi Mantan Dirut RSUD Koja

Sementara itu, Mantan Dirut RSUD Koja, Theryoto mengatakan bahwa semua sudah dilaksanakan sesuai aturan.

Namun, ujar Theryoto, gagalnya proses pembangunan lantaran kemampuan finansial perusahaan (PT BKP) pada saat ini.

Situasi Terkini Pantauan Lalu Lintas Jelang Pidato Kenegaraan Presiden RI

Sementara itu terkait pemberian perpanjangan kontrak pada desember walau PT BKP baru menyelesaikan 30 persen, Theryoto mengatakan hal itu lantaran PT BKP menyatakan sanggup menyelesaikan pekerjaan.

"Semua tergantung kesanggupan perusahaan (PT BKP) untuk menyelesaikan pekerjaan," ujar Theryoto dalam pesan singkatnya kepada Warta Kota, Rabu (14/8/2019).

Selain itu Theryoto juga membenarkan bahwa berbagai proses telah dijalani oleh pihaknya sebelum memberikan perpanjangan kontrak.

2 Pemuda Tertangkap Basah Saat Lagi Transaksi Narkoba di Jalan Pasar Bojong Bekasi

Bagian Humas RSUD Koja, Kasti, tak mau terlalu banyak berkomentar ketika diklarifikasi Warta Kota.

"Sekarang sudah dalam penanganan oleh inspektorat," kata Kasti kepada Warta Kota, Rabu (14/8/2019).

Berikutnya, Warta Kota juga sudah mencoba mendatangi PT BKP untuk memperoleh konfirmasi, tetapi orang yang berwenang tidak di tempat.

Permintaan Warta Kota untuk meminta nomor ponsel orang yang berwenang bicara atau dihubungkan pun tidak dikabulkan karyawan PT BKP.

Para karyawan meminta Warta Kota berkirim surat terlebih dulu. Warta Kota nanti akan kembali berusaha untuk memperoleh konfirmasi dari PT BKP.(cc)

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved