Berita Jakarta

Ini Petunjuk dari Spesifikasi Sandwich Panel Untuk Bongkar Kasus Tower A RSUD Koja Mangkrak

Petunjuk dari spesifikasi sandwich panel untuk bongkar kasus mangkraknya tower A RSUD Koja.

Ini Petunjuk dari Spesifikasi Sandwich Panel Untuk Bongkar Kasus Tower A RSUD Koja Mangkrak
WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW
Pembangunan Tower A RSUD Koja yang mangkrak. 

TAK rampungnya pembangunan tower A RSUD Koja sehingga mangkrak menjadi perhatian banyak pihak.

Pembangunan harusnya rampung pada 20 Desember 2018, tapi sampai Juni 2019 lalu pengerjaan baru 67 persen dan kontraktornya menyatakan tak sanggup meneruskan proyek.

Kontraktor pelaksananya adalah PT Bangun Kharisma Prima (PT BKP), dan kini telah dimasukkan daftar hitam alias blacklist oleh Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI).

Awal Semester Kedua, Honda Catat Kenaikan Drastis Penjualan Mobil

PT BKP memenangkan lelang dengan nilai Rp 123 milliar setelah mengalahkan 6 BUMN raksasa di bidang konstruksi.

6 perusahaan konstruksi BUMN raksasa yang dikalahkan PT BKP, antara lain PT Adhi Karya, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, PT Brantas Abipraya, PT Nindya Karya,
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung, dan PT Hutama Karya.

Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi, mempertanyakan proses terpilihnya PT BKP.

Prasetio mempertanyakan itu dalam rapat rapat Badan Anggaran (Banggar) di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (12/8/2019).

"Dulu kan katanya yang mau mengerjakan BUMN? Kok perusahaan itu yang menang tender?" kata Prasetio.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi (Warta Kota/Anggie Lianda Putri)

Banyak Salah Paham, Ternyata Pancasila Disusun Para Ulama Hingga Bikin Bung Karno Menangis

Politisi PDIP ini pun mengingatkan agar dalam melakukan lelang, BPPBJ jangan memenangkan perusahaan yang memberi penawaran lebih rendah.

"Kalau ada yang menawarkan 67% (dari nilai proyek), lalu ada yang mengajukan 75% dan 97%, seharusnya yang dimenangkan yang 97%, bukan yang 67%. Jangan pilih yang murah, tapi pengerjaannya nggak bener, " kata Prasetio.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved