Kendaraan Listrik

Kendaraan Listrik Wajib Pakai Komponen Lokal, Perpres: Tahap Awal Motor Minimal 40%, Mobil 35%

Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan sudah diteken. Apa isinya?

Kendaraan Listrik Wajib Pakai Komponen Lokal, Perpres: Tahap Awal Motor Minimal 40%, Mobil 35%
Istimewa
SEDAN listrik Hyundai Ioniq 

Bab 2 Pasal 8 mengatur penggunaan komponen lokal untuk kendaraan listrik. Tahap pertama untuk motor, yaitu 2019-2023 TKDN minimum 40 persen, sedang untuk mobil, yaitu 2O19-2O21, TKDN minimum sebesar 35 persen.

AWAL pekan lalu Presiden RI Joko Widodo sudah menandatangi Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

Perpres tentang Percepatan Kendaraan Listrik ini menyatakan, pelaku industri otomotif wajib menggunakan komponen lokal.

Pada Bab 2 Pasal 8 disebutkan, industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dan industri komponen wajib mengutamakan konten lokal atau penggunaan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN).

Datangi TDE, Kaesang dan Gibran Test Drive Sportcar Legendaris Toyota Supra dan Mobil Hybrid

Berikut Syarat-syarat Agar Kendaraan Listrik Bisa Beredar di Indonesia

Perpres Percepatan Kendaraan Listrik Diteken, Peugeot Akan Boyong Mobil Listrik ke Indonesia

Dukung Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia, Toyota Akan Boyong Bus Listrik ke Tanah Air

BYD e6 dan Tesla model X 75D, armada taksi listrik pertama Blue Bird
BYD e6 dan Tesla model X 75D, armada taksi listrik pertama Blue Bird (Kompas.com/Setyo Adi)

Bab 2 Pasal 8 ini juga turut mengatur penggunaan komponen lokal untuk kendaraan listrik.

Tahap pertama untuk motor, yaitu 2019-2023 TKDN minimum 40 persen.

Sedangan untuk mobil 2019-2021 minimum 35 persen.

Untuk kendaraan listrik beroda dua dan/atau tiga tingkat penggunaan komponen dalam negeri sebagai berikut:

1. Tahun 2019 sampai dengan 2023, TKDN minimum sebesar 40%

2. Tahun 2024 sampai dengan 2025, TKDN minimum sebesar 60%

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved