Ibu Kota Pindah

Jokowi Pindahkan Ibu Kota Negara ke Kalimantan, Fahri Hamzah: Sulit Meninggalkan Jakarta

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah menilai upaya pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan, belum punya dasar kajian yang cukup kuat.

Editor: Yaspen Martinus
Kolase foto/Tribunnews
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Presiden Joko Widodo. 

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah menilai upaya pemerintah memindahkan ibu kota ke Kalimantan, belum punya dasar kajian yang cukup kuat.

Dari aspek sejarah, ia menilai kajian tersebut dangkal.

Hal itu disampaikan Fahri Hamzah seusai mendengar pidato dari Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR 2019.

Hari Ini Jokowi Umumkan Lokasi Ibu Kota Pengganti Jakarta, Dana Hampir Rp 500 Triliun Disiapkan

"Saya sudah baca kajiannya, tidak terlalu dalam kajiannya. Terutama posisi jakarta. Tinggalkan gedung ini susah," katanya sambil menunjuk bagian depan Ruang Rapat Paripurna I Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

"Gedung ini terlalu kuat sejarahnya. Istana itu terlalu kuat sejarahnya. Jadi kita ninggalin ke tempat yang baru, Indonesia tanpa jejak itu bisa bahaya," imbuhnya.

Ia menginginkan agar pemerintah mengerti posisi Jakarta.

Jokowi Bakal Umumkan Susunan Kabinet Sebelum Dilantik, Peluang Parpol di Luar Koalisi Tertutup?

Menurutnya, kota Jakarta didesain Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno sebagai ibu kota.

"Jadi sebetulnya sulit meninggalkan Jakarta sebagai ibu kota."

"Terlalu bersejarah, legacy dari Bung Karno, dan banyak sekali hal-hal yang tidak bisa ditinggalkan dari kota ini," tutur Fahri Hamzah.

LIVE STREAMING Jokowi Pidato Tiga Kali di Gedung Parlemen Hari Ini dan Jadwal Lengkapnya

Untuk itu, ia mengatakan lebih cenderung memindahkan ibu kota  ke Teluk Jakarta.

Tempat itu menurutnya lebih merepresentasikan tradisi maritim.

"Maka saya terus terang, saya lebih cenderung ekstensi yang dulu pernah dilakukan Pak Harto ke Jonggol."

Anggota DPRD Sulteng Yahdi Basma Jadi Tersangka, Adian Napitupulu: Wibawa Konstitusi Kita Diuji

"Itu sekarang dipindahkan ke Teluk Jakarta supaya kotanya itu merepresentasikan tradisi maritim."

"Karena itulah, Jakarta, Sunda Kelapa, dan sebagainya sebenarnya melambangkan tradisi maritim."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved