ASN Wali Kota Jakarta Selatan Wajib Ikut Upacara Bendera

ASN Wali Kota Jakarta Selatan Wajib Ikut Upacara Bendera. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

ASN Wali Kota Jakarta Selatan Wajib Ikut Upacara Bendera
Warta Kota/Gopis Simatupang
Ratusan ASN \ 

LAGU nasional berjudul Hari Merdeka atau lebih dikenal akrab lagu 17 Agustus 1945 mengawali imbauan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kotamadya Jakarta Selatan untuk menghadiri Upacara Bendera yang akan digelar di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (17/8/2019).

Imbauan yang disampaikan lewat pengeras suara di seluruh ruangan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan itu menyebutkan seluruh ASN wajib hadir dengan seragam korpri, yakni atasan putih dengan bawahan biru gelap.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jakarta Selatan, Fajar Kurniawan menyebut kehadiran para ASN bersifat wajib, tidak hanya terbatas pada pegawai tetapi juga meliputi seluruh pejabat teras Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Pembangunan Hutan Kota Kemayoran Menjadi Sarana Edukasi untuk Kalangan Pelajar dan Masyarakat Umum

Oleh karena itu, walau Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 74 itu jatuh pada hari Sabtu yang senyatanya merupakan hari libur bagi ASN, seluruh ASN yang tidak hadir ditegaskannya bakal diabsen.

Sehingga apabila terdapat ASN yang tidak menghadiri upacara bendera, sanksi akan diberikan sesuai dengan kebijakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Kedisiplinan ASN.

"Seluruh pegawai dan pejabat wajib ikut upacara, kalau tidak akan mendapat sanksi sesuai PP tentang kedisiplinan ASN atau kebijakan masing-masing dari masing-masing SKPD," ungkapnya dihubungi pada Jumat (16/8/2019).

Walau tidak merinci bentuk sanksi yang bakal diberikan kepada para ASN membandel, dirinya menyebutkan sanksi meliputi teguran, pengurangan penilaian kinerja yang berujung pada pemotongan tunjangan kerja.

FOTO : MAS Group Serahkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Kecamatan Rancabungur

"Jadi sekali lagi wajib bagi seluruh pegawai, kalau memang berhalangan sakit atau ijin bisa disampaikan kepada pimpinan masing-masing untuk pendataan," ungkapnya. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved