Ganjil Genap

YLKI Nilai Ganjil Genap Tidak Akan Kurangi Kemacetan dan Polusi Ibu Kota

Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi menilai perluasan ganjil genap tidak akan berjalan efektif apabila dilakukan setengah

YLKI Nilai Ganjil Genap Tidak Akan Kurangi Kemacetan dan Polusi Ibu Kota
Tribunnews
Ilustrasi jumlah sepeda motor yang makin meningkat dan bikin macet. 

PANCORAN, WARTAKOTALIVE.COM -- Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai perluasan ganjil genap tidak akan berjalan efektif apabila dilakukan setengah hati.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belakangan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa perluasan ganjil genap untuk menekan polusi udara, selain mengurai kemacetan.

Menurut Tulus Abadi, lalu lintas yang semakin parah dengan kualitas udara pekat dengan polusi yang tercatat berada pada urutan kedua-ketiga sebagai kota terpolusi di dunia akan tetap disandang DKI Jakarta.

"Implementasi ganjil genap di atas kertas bisa memangkas 40-45 persen jumlah kendaraan bermotor yang beredar di ruas jalan tersebut.

Namun sebaliknya, jika penerapannya hanya setengah hati, maka perluasan area ganjil genap tak akan efektif

menekan kemacetan di Jakarta, dan tak akan mampu menekan tingginya polusi udara di Jakarta," jelasnya dalam siaran tertulis pada Kamis (15/8/2019).

Pesimisnya pelaksanaan perluasan ganjil genap lantaran adanya migrasi para pengguna kendaraan roda empat menggunakan sepeda motor.

Sebab, dalam Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 66 Tahun 2019 Tentang Pengendalian Kualitas Udara Ibu Kota mengecualikan sepeda motor dalam sistem ganjil genap.

Akibatnya, tidak hanya meningkatkan jumlah pertumbuhan sepeda motor di Ibu Kota yang kini mencapai sebesar 1.800 unit per hari, tetapi juga meningkatkan polusi udara dari gas buang sepeda motor.

Sebab berdasarkan data Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), sepeda motor menyumbang polusi

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved