Pembangunan Madrasah Aliyah Negeri di Depok Terganjal Peraturan Menteri

Rencana pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) oleh Pemerintah Kota Depok tampaknya masih tertunda.

Pembangunan Madrasah Aliyah Negeri di Depok Terganjal Peraturan Menteri
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad menghadiri Pisah Sambut Kapolres Depok di Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (14/8/2019). 

Rencana pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) oleh Pemerintah Kota Depok tampaknya masih tertunda.

Pasalnya, untuk penyerahan aset lahan, Pemkot Depok harus menunggu Peraturan Menteri.

Seperti diketahui, hingga detik ini kota yang dikelilingi pusat perbelanjaan ini belum juga memiliki MAN.

Berdasarkan aturan Kementerian Agama, aset atau lahan yang dipertuntukkan untuk membangun sarana pendidikan, sifatnya dihibahkan oleh pemerintah daerah.

"Depok lahannya memang hasil aset kita, Pemkot Depok, tetapi merujuk peraturan Menteri Agama memang harus dihibahkan," ujar Wali Kota Depok, Idris Abdul Somad di Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (14/8/2019).

 KISAH Mantan Preman yang Jadi Anggota Kopassus, Sosok Untung Pranoto 17 Kali Naik Pangkat

 Wapres Jusuf Kalla Perintahkan TNI-Polri Serang Balik KKB Papua dan Sebut Tidak Akan Melanggar HAM

 TERUNGKAP Kabinet Jilid II Jokowi Ada Kementerian yang Akan Digabung & Ada Kementerian Baru

Meski sudah masuk dalam perencanaan Pemkot Depok, nyatanya Kementerian Agama masih belum bisa mengeluarkan anggaran sehingga perlu dianggarkan kembali.

Melihat keadaan ini, Idris mengatakan memang perlu adanya koordinasi kepada seluruh pihak setelah pembiayaan pembangunan dikeluarkan.

"Kalau memang benar benar sudah dianggarkan pembangunan tahun berapa, baru kita keluarkan surat pemutusan penggunaan lahan kembali," tutur Idris.

Agar lahan aman, Idris mengatakan perlu dikeluarkannya Peraturan Menteri (Permen) yang mengatur tentang penyerahan aset dari daerah ke instansi Vertikal.

Dalam hal ini, Kementerian Dalam Negeri menjadi pihak yang berwenang.

 Surya Paloh: Kita Malu-malu Kucing Mendeklarasikan Indonesia Adalah Negara Kapitalis Liberal

 VIRAL! Anggota Paskibraka Ini Kecewa Namanya Mendadak Dicoret di Daftar Pengibar Bendera Merah Putih

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved