Kemeriahan Festival Pranata Adat Dan Budaya Untuk Indonesia Damai Di Lombok Barat

Dengan kegiatan ini diharapkan dapat mempererat kohesi sosial pada akar rumput masyarakat untuk merawat dan terus berkomitmen pada kondisi perdamaian.

Kemeriahan Festival Pranata Adat Dan Budaya Untuk Indonesia Damai Di Lombok Barat
ist
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar acara penguatan Pranata Adat dan Budaya untuk perdamaian di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. 

WARTA KOTA, PALMERAH  --------- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar acara penguatan Pranata Adat dan Budaya untuk perdamaian di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar acara penguatan Pranata Adat dan Budaya untuk perdamaian di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar acara penguatan Pranata Adat dan Budaya untuk perdamaian di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (ist)

Acara yang berlangsung selama tiga hari pada tanggal 14 s/d 16 Agustus 2019, ini diawali dengan kegiatan Festival Pranata Adat dan Budaya dilanjutkan pada tanggal 15 Agustus dengan kegiatan Forum Perdamaian yang diikuti peserta dari berbagai unsur elemen masyarakat diantaranya Forkopimda, FKUB, ormas, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, camat, kepala desa, Babinsa, Babinkamtibmas dan pendamping desa.

Kegiatan yang mengusung tema : “Adat dan budaya desa membangun perdamaian indonesia ”.
ini merupakan 1 dari 24 daerah yang menjadi lokus Ditjen PDTU Kemendes PDTT dalam bidang penanganan konflik sosial tahun 2019 ini. 

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar acara penguatan Pranata Adat dan Budaya untuk perdamaian di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar acara penguatan Pranata Adat dan Budaya untuk perdamaian di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (ist)

Menurut Hasrul Edyar. S.Sos. MAP (Direktur Penanganan Daerah Pasca konflik Ditjen PDTU), rangkaian kegiatan ini sudah digelar sejak 2015 silam.

“Kegiatan ini untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan perdamaian di Indonesia yang berbasiskan pada nilai-nilai keragaman bangsa dan budaya setempat. sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial”, katanya.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar acara penguatan Pranata Adat dan Budaya untuk perdamaian di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar acara penguatan Pranata Adat dan Budaya untuk perdamaian di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (ist)

Hasrul Edyar juga menyebutkan bahwa Ia sangat bangga dengan Pemerintah Daerah Lombok Barat dan masyarakatnya yang hidup rukun, damai bergandengan tangan dalam menjaga perdamaian, menurutnya, keberhasilan Pemerintah daerah hingga tingkat Desa dalam meningkatkan pembangunan berkelanjutan tergantung kekompakan dan kerja sama seluruh elemen yang ada di daerah.

“Ini kabupaten yang luar biasa, karena masyarakatnya walaupun berbeda suku agama dan ras tetapi bersatu hidup dalam kedamaian dan ketentraman dengan adat yang tetap terjaga dalam kehidupan sehari-hari, ini bisa menjadi barometer Indonesia sebagai kabupaten yang damai", ujarnya.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar acara penguatan Pranata Adat dan Budaya untuk perdamaian di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar acara penguatan Pranata Adat dan Budaya untuk perdamaian di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (ist)

Dengan kegiatan ini diharapkan dapat mempererat kohesi sosial pada akar rumput masyarakat untuk merawat dan terus berkomitmen pada kondisi perdamaian.

“Dalam Forum Perdamaian semua peserta berdiskusi bersama dengan metode analisa konflik untuk menganalisa kemungkinan-kemungkinan penyebab konflik dan sumber utamanya, yang kemudian hasilnya akan dirumuskan bersama untuk melakukan pencegahan dan berbagai langkah tindakan preventif lain untuk penghentian potensi konflik,” ucap Hasrul Edyar.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar acara penguatan Pranata Adat dan Budaya untuk perdamaian di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar acara penguatan Pranata Adat dan Budaya untuk perdamaian di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. (ist)

Sementara itu, Bupati Lombok Barat Bapak H. Fauzan Khalid, S.Ag M.Si sangat mengapresiasi kegiatan Festival Pranata Adat dan forum perdamaian ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sangat berterima kasih karena terpilih menjadi salah satu dari 41 kabupaten yg menjadi lokasi dari direktorat PDPK. 

H Fauzan Khalid juga menambahkan bahwa Kegiatan Festival Pranata Adat dan Budaya iniselain diisi dengan berbagai kegiatan seperti ritual Sorong Serah Aji Krame, Tari Peresean, Tari Perang Topat, Rebaq Jangkih, serta dilakukan ikrar perdamaian yang dilakukan oleh seluruh tamu yang hadir di Festival Pranata Adat dan Budaya dan juga pameran produk unggulan masyarakat Kabupaten Lombok Barat.

Penulis: Nur Ichsan
Editor: M Nur Ichsan Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved