HUT Kemerdekaan RI

Sambut HUT Ke-74 RI, Wanita Permabudhi Galakkan Kampanye 'Gerakan Peduli Bumi'

Beragam cara dilakukan oleh masyarakat untuk merayakan Dirgahayu Republik Indonesia ke-74.

Sambut HUT Ke-74 RI, Wanita Permabudhi Galakkan Kampanye 'Gerakan Peduli Bumi'
Istimewa
Lembaga Seni Budaya dan Pemberdayaan Wanita, Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) menyambut Dirgahayu Republik Indonesia ke-74 dengan kampanye 'Gerakan Peduli Bumi' untuk mengurangi sampah plastik, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (10/8/2019).(ist) 

Beragam cara dilakukan oleh masyarakat untuk merayakan Dirgahayu Republik Indonesia ke-74.

Selain upacara bendera yang menjadi agenda rutin setiap tahunnya, beragam perlombaan hingga atraksi unik yang menarik ikut memeriahkan hari bersejarah tersebut.

Demikian pula yang dilakukan oleh Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) melalui Lembaga Seni Budaya dan Pemberdayaan Wanita.

Ritha Helena selaku Ketua Lembaga Seni Budaya dan Pemberdayaan Wanita Permabudhi, mengatakan, pihaknya tidak ingin merayakan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia hanya dengan euforia semata.

Setidaknya, setiap perayaan diisi dengan satu langkah yang membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara.

 BREAKING NEWS: Presiden SBY Minta Doa Ibunda Siti Habibah Kritis dan Dirawat di Ruang ICU

 Daftar Susunan Kabinet Jokowi-Maruf Amin Beredar Lagi, Ada Nama Fadli Zon!

 Jarang Terekspos, Iniah Foto Calon Mertua Kaesang Ibunda Felicia Tissue yang Punya Tampilan Modis

 BIN TURUN Tangan Kasus Enzo Zenz Allie, Ungkap Fakta Ada Aparat Berpaham Radikalisme di Aceh

Lembaga Seni Budaya dan Pemberdayaan Wanita Permabudhi Pusat melalui momentum hari kemerdekaan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik melalui 'Gerakan Peduli Bumi.

"Karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa sampah plastik di Indonesia terbanyak nomor dua di dunia. Apabila ini tidak menjadi perhatian serius kita bersama, maka tahun 2030 laut kita yang kaya akan terumbu karang dan ikan yang berlimpah akan menjelma menjadi lautan sampah plastik," ujar Ritha Helena melalui keterangan tertulisnya, Rabu (14/8/2019).

Gerakan Peduli Bumi yang dicanangkan oleh Lembaga Seni Budaya dan Pemberdayaan Wanita Permabudhi ditandai dengan penyerahan shopping bag spunbond, tumbler dan sedotan stainles kepada pengurus maupun perwakilan majelis.

Acara tersebut dilaksanakan di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Sabtu (10/8/2019) mulai pukul 10.30 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

 Hasil Sidang Komdis PSSI, Ini 10 Pemain yang Dapat Sanksi Larangan Bermain, Ada Hansamu Yama

 Ini Kronologi Lengkap Penyebab Rusuh di Hongkong, Penerbangan Terganggu

Sejumlah acara menarik lainnya dipersiapkan oleh panitia, mulai dari talk show oleh Sonny Valentino Tulung, seni berkain modern oleh Reni Kusumawardani dan lomba puding tumpeng mini antar majelis.

Tema acara hari ini adalah 'Wanita Buddhis Membangun Indonesia & Peduli Bumi'.

Makna dari tema tersebut ialah, wanita Buddhis mempunyai peranan penting dalam mengisi pembangunan Indonesia.

 SIMAK! Fakta Terbaru dan Kronologi Lengkap Briptu Heidar Meninggal Dunia Setelah Disandera KKB Papua

 KRONOLOGI Lengkap Tewasnya Briptu Heidar Disergap KKB Papua hingga Cerita Organ Vital Dianiaya

"Yang telah merdeka selama 74 tahun yang lalu pada saat diproklamirkan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia yang pertama, Ir Soekarno," kata Ritha Helena.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved