Hiii, Warga Heboh Air PDAM Tangerang Ada Cacingnya Besar-besar

Warga di bilangan Pinang, Kota Tangerang geger karena aliran air PDAM Tangerang mengandung cacing besar-besar.

Hiii, Warga Heboh Air PDAM Tangerang Ada Cacingnya Besar-besar
Warta Kota/Andika Panduwinata
Warga Pinang mengeluhkan aliran air PDAM Tangerang yang mengandung cacing. 

Warga di bilangan Pinang, Kota Tangerang mendadak geger. Di musim kemarau ini mereka kesulitan air bersih, bahkan air PDAM yang digunakannya mengandung cacing besar-besar.

Hal itu diamini oleh pihak PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang.

Manajer Humas PDAM Kota Tangerang, Ikhsan Sodikin mengakui bahwa kualitas air sedang mengalami masa kritis selama musim kemarau ini.

"Iya (memang terdapat cacing - cacing), itu karena pengolahannya mengalami kendala di musim kemarau," ujar Ikhsan kepada Warta Kota, Rabu (14/8/2019).

Warga menunjukkan air yang mengandung cacing.
Warga menunjukkan air yang mengandung cacing. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Dirinya menjelaskan pengolahan air dilakukan oleh PT Bintang Haeden Jaya (BHJ). Pihaknya pun mengklaim sudah meminimalisir kejadian ini.

"Kami sudah lakukan pembersihan dengan penyaringan. Sudah dibersihkan juga reservoir penampungannya," ucapnya.

Ikhsan merinci hanya sebagaian wilayah yang terdampak terkait persoalan ini.

Namun masyarakat pun menjadi resah dan gelisah.

"Yang paling berdampak itu di Perumahan Buana Gardenia daerah Pinang," kata Ikhsan.

Adi (44) satu dari warga di Perumahan Buana Gardenia mengeluhkan pelayanan air yang kotor dan banyak cacing. Bahkan menurutnya kejadian ini sudah terjadi selama satu bulan lamanya.

"Bukan cuma di sini aja, tapi juga di rumah - rumah lain banyak cacingnya. Malah di rumah saya sempet ada cacing ukuran besar di aliran air PDAM," ungkap Adi.

Setali tiga uang juga dialami oleh Eva (40) warga Pinang. Dia pun sangat khawatir dengan kualitas air tersebut.

"Resah lah, air kok banyak cacing kecil - kecil. Sehari - hari kan pakai air ini untuk mandi, nyuci dan juga minum," paparnya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved