Berita Jakarta

Hebat, Dalam Sidang Keributan Dua Ibu Bertetangga, Majelis Hakim Tawarkan Damai

Sidang kasus dugaan penganiayaan antartetangga yang berujung saling lapor dengan terdakwa Yenny Susanti dan Erlina Sukiman, kembali digelar di PN.

Hebat, Dalam Sidang Keributan Dua Ibu Bertetangga, Majelis Hakim Tawarkan Damai
Istimewa
SUASANA sidang pembacaan vonis kasus perselisihan bisnis antara PT Pasaraya Tosersajaya dan Matahari Departemen Store di Pengadilan Negeri Jakara Selatan, Rabu (7/3/2018). Dalam putusannya, Ketua Majelis Hakim, Kusno menghukum pihak bersengketa, yakni baik Pasaraya maupun Matahari, diwajibkan untuk memenuhi perjanjian damai dengan tidak kembali saling lapor serta membayar biaya perkara. 

Sidang kasus dugaan penganiayaan antartetangga yang berujung saling lapor, dengan terdakwa Yenny Susanti dan Erlina Sukiman yang keduanya berseteru, kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (13/8/2019).

Sidang digelar berurutan. Dalam sidang pertama dengan terdakwa Yenny Susanti, pelapor dan korbannya adalah Erlina Sukiman.

Kemudian dalam sidang terpisah berikutnya adalah sebaliknya.

Di mana terdakwanya adalah Erlina Sukiman, dan pelapor atau korbannya adalah Yenny Susanti.

Agenda ke dua sidang mendengar keterangan para terdakwa. Kedua sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Erwin Djong.

Ajak Masyarakat Kegiatan Positif, Info Depok Sebarkan 10 Ekor Kambing Kurban

Dalam sidang kali ini, Ketua Majelis Hakim Erwin Djong menyampaikan tawaran agar kedua belah pihak yang rumahnya bersebelahan atau bertetangga di Perumahan Casa Jardin, Cluster Evodia, Cengkareng, Jakarta Barat itu, agar berdamai.

Seperti diketahui dua ibu rumah tangga dari dua keluarga yang rumahnya berdampingan itu saling lapor ke polisi atas dugaan penganiayaan.

Pemicunya adalah karena suara piano di rumah keluarga Erlina yang dikomplain Yenny Susanti hingga berujung mereka saling dorong, dan tampar.

Begini Kronologi Penangkapan Germo Berpistol yang Todong Aparat di Tangerang

"Tanpa mengurangi semangat keadilan, alangkah lebih baik jika Ibu Yenny dan Ibu Erlina saling bermaaf-maafan dan berdamai," kata Hakim Erwin Djong saat membuka sidang dengan terdakwa Erlina di PN Jakarta Barat, Selasa (13/8/2019).

Erlina yang duduk bersama Nurhayati, ibunya, tampak menganggukan kepalanya seperti setuju atas usulan yang disampaikan Hakim Erwin.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved