Kekeringan

FOTO-FOTO Penampakan Waduk Jatigede Saat Air Kering

FOTO-FOTO Penampakan Waduk Jatigede Saat Air Kering. Setiap musim kemarau Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, selalu surut.

FOTO-FOTO Penampakan Waduk Jatigede Saat Air Kering
KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH
Meski telah tergenang air Waduk Jatigede sejak 31 Agustus 2015 lalu, namun puing bangunan, tugu, dan masjid di wilayah Kecamatan Darmaraja masih berdiri, Sabtu (10/8/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, SUMEDANG --- Musim kemarau tahun ini membuat sejumlah daerah di Pulau Jawa mengalami kekeringan.

Bahkan sumber air, Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, suru pada musim kemarau ini, meskipun merupakan hal yang wajar.

Sebab, merupakan bagian dari pola operasional waduk.

Surutnya air di waduk terbesar kedua se-Asia Tenggara ini banyak menarik wisatawan dari berbagai daerah untuk berkunjung.

Pada musim kemarau ini, eks jalan provinsi yang sebelumnya tergenang air Waduk Jatigede kembali muncul ke permukaan, Sabtu (11/8/2019).
Pada musim kemarau ini, eks jalan provinsi yang sebelumnya tergenang air Waduk Jatigede kembali muncul ke permukaan, Sabtu (11/8/2019). (KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH)

Warga yang berkunjung mengaku penasaran karena saat waduk yang mulai digenang pada 31 Agustus 2019 ini surut, banyak terdapat puing-puing bangunan eks perkampungan warga terdampak Waduk Jatigede.

Selain itu, jalan provinsi dan tempat pemakaman umum yang ketika Waduk Jatigede penuh tak terlihat, saat surut seperti sekarang bermunculan kembali.

Sehingga, kondisi di wilayah Waduk Jatigede ini tampak seperti kota mati yang telah lama ditinggalkan penduduknya.

Pada musim kemarau ini, eks jalan provinsi yang sebelumnya tergenang air Waduk Jatigede kembali muncul ke permukaan, Sabtu (11/8/2019).
Pada musim kemarau ini, eks jalan provinsi yang sebelumnya tergenang air Waduk Jatigede kembali muncul ke permukaan, Sabtu (11/8/2019). (KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH)

Pantauan Kompas.com, wilayah genangan yang surut mencapai ratusan hektare meliputi dua wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Wado dan Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang.

Jarak antara pesisir Waduk Jatigede bila terisi penuh dengan kondisi saat sekarang ini mencapai 1 kilometer.

Salah seorang petani asal Kecamatan Darmaraja Sugita Praja (80) mengatakan, sejak digenang pada 2015, Waduk Jatigede mengalami surut parah seperti saat ini sudah dua kali.

Pada musim kemarau ini, eks jalan provinsi yang sebelumnya tergenang air Waduk Jatigede kembali muncul ke permukaan, Sabtu (11/8/2019).
Pada musim kemarau ini, eks jalan provinsi yang sebelumnya tergenang air Waduk Jatigede kembali muncul ke permukaan, Sabtu (11/8/2019). (KOMPAS.COM/AAM AMINULLAH)
Halaman
12
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved