Kasus Narkoba

Edarkan Pil Tramadol dan Heximer, Tiga Pemuda di Bekasi Ditangkap Polisi

Polisi meringkus tiga pemuda yang mengedarkan pil Tramadol dan Hexymer di wilayah Kabupaten Bekasi.

Edarkan Pil Tramadol dan Heximer, Tiga Pemuda di Bekasi Ditangkap Polisi
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Puluhan strip tramadol yang disita polisi. 

Polisi meringkus tiga pemuda yang mengedarkan pil Tramadol dan Hexymer di wilayah Kabupaten Bekasi.

Dari tangan pelaku polisi menyita bungkus plastik dan toples berisi 3.020 butir Tramadol dan 4.007 butir Heximer.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi AKP Sunardi mengatakan, ketiga pemuda yang ditangkap itu bernama Arif (23), Agung Saputra (23), dan Dessy Ramada (21)

Ketiganya ditangkap saat dilakukan penggerebekan di toko farmasi di Kp. Kandang, Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, pada Sabtu (10/8/2019).

"Mereka kami tangkap atas informasi warga yang resah akan aktivitas toko farmasi itu melakukan jual beli obat keras tanpa ijin," ujar Sunardi saat dikonfirmasi, Rabu (14/8/2019).

 BREAKING NEWS: Presiden SBY Minta Doa Ibunda Siti Habibah Kritis dan Dirawat di Ruang ICU

 Daftar Susunan Kabinet Jokowi-Maruf Amin Beredar Lagi, Ada Nama Fadli Zon!

 Jarang Terekspos, Iniah Foto Calon Mertua Kaesang Ibunda Felicia Tissue yang Punya Tampilan Modis

 BIN TURUN Tangan Kasus Enzo Zenz Allie, Ungkap Fakta Ada Aparat Berpaham Radikalisme di Aceh

Toko farmasi itu juga tak memiliki izin, bahkan izin yang dicantumkan izin palsu.

"Memang tidak berizin juga, kodoknya sebagai toko farmasi tapi utamanya jual beli obat keras itu secara bebas," ucap dia.

Selain ribuan butir obat keras Tramadol dan Heximer yang diamankan, uang puluhan juga diamankan saat proses penggeledahan.

"Saat penggerebekan di toko itu kita amankan ribuan butir obat keras dan uang tunai hasil penjualan sekitar Rp 16 juta," ungkap Sunardi.

Sunardi menambahkan pihaknya masih melalukan penyelidikan lebih lanjut terkait kepemilikan toko tersebut dan penyuplai obat keras tersebut.

 Hasil Sidang Komdis PSSI, Ini 10 Pemain yang Dapat Sanksi Larangan Bermain, Ada Hansamu Yama

 Ini Kronologi Lengkap Penyebab Rusuh di Hongkong, Penerbangan Terganggu

 Anggota Polda Papua Gugur, Briptu Heidar Sempat Dihajar Anggota KKB Lalu Terdengar 5 Kali Tembakan

"Kita masih dalami tersangka lain, berdasarkan pengakuannya toko itu bukan miliknya dan ada yang kirim barang itu," katanya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 196 Jo 197 Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved