Kawasan Ganjil Genap, Tanggapan Organda soal Taksi Online Diusulkan Bebas Ganjil Genap

Terkait kawasan ganjil genap itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat menyatakan agar taksi online bisa beroperasi seperti halnya taksi umum.

Kawasan Ganjil Genap, Tanggapan Organda soal Taksi Online Diusulkan Bebas Ganjil Genap
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kasi Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Andreas Eman saat membagikan brosur pemberitahuan perluasan ganjil genap di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (12/8/2019). 

Terkait kawasan ganjil genap itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat menyatakan agar taksi online bisa beroperasi seperti halnya taksi pada umumnya.

Hal yang paling mendasar yang perlu di inisiasi oleh Kemenhub, kata Ateng, adalah bagaimana mengintegrasikan dan konektivitas jalan raya dengan moda transportasi lainya.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Wilayah yang terkena ganjil genap di Jakarta diperluas menjadi 16 rute oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Rencana perluasan wilayah ganjil genap itu, Pemprov DKI telah melakukan sosialiasi hingga 9 September 2019.

Setelah itu, pengendara yang melanggar kawasan ganjil genap atau gage akan dikenakan sanksi atau tindakan.

Cara Mendapatkan Diskon Tiket Kereta Api untuk Lansia

Terkait kawasan ganjil genap itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat menyatakan agar taksi online bisa beroperasi seperti halnya taksi pada umumnya.

Dengan kata lain taksi online tidak dikenakan sanksi ganjil genap.

"Kalau taksi biasa boleh, mestinya mereka boleh juga, itu yang saya sampaikan equality," katanya di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (11/8/2019).

Lansia Antre Tiket untuk Dapat Potongan Harga Tiket Kereta Api

Menyikapi pernyataan Kemenhub, Sekjen DPP Organda Ateng Aryono menuturkan agar Menhub mempertimbangkan kembali azas equality.

"Pemerintah jika ingin memberlakukan peraturan yang equal soal ganjil genap pada taksi online atau kategori Angkutan Sewa Khusus (ASK), seharusnya pemerintah juga memberlakukan plat kuning seperti angkutan jalan raya pada umumnya," kata Ateng dalam keterangannya, Selasa (13/8/2019).

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved