Kerusuhan Hongkong

Ini Kronologi Lengkap Penyebab Rusuh di Hongkong, Penerbangan Terganggu

Ini Kronologi Lengkap Penyebab Rusuh di Hongkong, Penerbangan Terganggu. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Ini Kronologi Lengkap Penyebab Rusuh di Hongkong, Penerbangan Terganggu
Live Youtube Euronews
Situasi Hongkong Airport yang dikuasai pengunjuk rasa hingga Senin (12/8) malam. 

HONGKONG menjadi rusuh usai demonstran turun ke jalan dan bandara. 

Perhatian dunia pun kini tertuju kepada rusuh di Hongkong. 

Apa penyebab rusuh di Hongkong?

Para demonstran mendesak pembatalan UU Ekstradisi yang dianggap akan melumpuhkan kedaulatan Hongkong.

Ribuan pengunjuk rasa memadati area Bandara Hong Kong, Senin (12/8/2019), dan memaksa seluruh penerbangan yang tersisa pada hari itu untuk dibatalkan dan kedatangan dialihkan.

Polisi melepaskan tembakan gas air mata di Stasiun MRT Hongkong, Selasa (13/8/2019).
Polisi melepaskan tembakan gas air mata di Stasiun MRT Hongkong, Selasa (13/8/2019). (Repro Kompas TV)

 Untuk Pertama Kali, Nikita Mirzani Tampilkan Buah Pernikahan dengan Dipo Latief di Instagram

 Rusuh! Angkasa Pura II Imbau Penumpang Tujuan Hongkong Pastikan Status Penerbangan

Lebih dari 5.000 pengunjuk rasa dilaporkan berkumpul di gedung terminal penumpang di Bandara Internasional Hong Kong, setelah aksi serupa digelar selama tiga hari, sejak Jumat (9/8/2019) pekan lalu.

"Informasi yang saya terima di gedung terminal penumpang bandara, telah ada lebih dari 5.000 pengunjuk rasa," kata inspektur senior polisi urusan hubungan masyarakat, Kong Wing-cheung, dalam konferensi pers.

Kong mengatakan, otoritas bandara telah mengizinkan para pengunjuk rasa untuk berkumpul di aula kedatangan meski aksi tersebut tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian.

Massa yang berkumpul di Bandara Hong Kong, Senin (12/8/2019), jauh lebih banyak jika dibandingkan saat aksi tiga hari terakhir.

Aksi ini memaksa otoritas berwenang menutup salah satu bandara tersibuk di dunia itu.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved