Soal Perluasan Kawasan Ganjil Genap, Penjualan Mobil Bekas Bakal Meningkat?

Sosialisasi perluasan wilayah ganjil genap atau gage diklaim memberikan dampak positif bagi pengusaha mobil bekas (mobkas).

Soal Perluasan Kawasan Ganjil Genap, Penjualan Mobil Bekas Bakal Meningkat?
Dokumentasi
Penjualan mobil seken di kawasan WTC Mangga Dua. 

Meski kebijakan pembatasan mobil tidak diterapkan selama 15 jam, tapi dengan area pembatasan yang makin luas juga bisa memberikan dampak pada penjualan mobkas.

Diprediksi sebagian orang yang sudah memiliki mobil akan mencari satu mobkas untuk membedakan pelat nomornya.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Sosialisasi perluasan wilayah ganjil genap atau gage diklaim memberikan dampak positif bagi pengusaha mobil bekas (mobkas).

Sebagai pedangan mobil bekas menganggap kebijakan tersebut akan mendorong penjualan mobil bekas yang kini tengah lesu.

"Kabar baik, harusnya akan membuat penjualan mobkas makin positif seperti dulu saat pertama di terapkan. Justru harusnya dibuat seperti Asian Games, karena dampaknya benar-benar terasa," kata Senior Manager Marketing WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, seperti dikutip Kompas.com, baru-baru ini.

Biar Diminati, Harga Mobil Listrik Harus Lebih Murah?

Menurut Herjanto, meski kebijakan pembatasan mobil tidak diterapkan selama 15 jam, tapi dengan area pembatasan yang makin luas juga bisa memberikan dampak pada penjualan mobkas.

Diprediksi sebagian orang yang sudah memiliki mobil akan mencari satu mobkas untuk membedakan pelat nomornya.

Dengan demikian, aktivitasnya tidak terganggu karena masih bisa menggunakan mobil pribadi dengan menyesuaikan tanggal saja.

Hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok Semakin Runcing

"Kalau sudah ada yang punya pelat ganjil mereka cari genap, dan sebaliknya. Tapi biasanya memang tidak mobil yang terlalu mahal, minimal mobil kecil seperti city car atau LCGC," kata Herjanto.

Secara terpisah, hal senada juga diutarakan Ridwan, pemilik showroom mobil seken di Cipinang, Jakarta Timur.

Menurut dia, pada 2018 saat diterapkan ganjil genap untuk Asian Games, pergerakan penjualan mobil bekas lumayan terdongkrak, banyak konsumennya yang rela menambah mobil dengan alasan untuk mengakali ganjil genap.

Ini Jumlah Dana Dihimpun Pasar Modal Indonesia Hingga 9 Agustus 2019

"Saat 2018 memang lumayan, tapi memang biasanya tidak cari mobil yang mewah atau besar, karena statusnya hanya agar bisa tetap beraktivitas saja. Kebanyakan LCGC, Agya dan Ayla matik biasanya yang dicari, karena murah dan bensinnya juga tidak boros," kata Ridwan.

Ketika ditanyakan soal pasaran dari mobil LCGC, Ridwan menyebutkan tergantung dari kondisi dan tahun.

Untuk Agya lansiran 2017 bertransmisi matik misalnya, harga jual yang ditawarkan saat ini berkisar Rp 93 juta sampai Rp 95 jutaan, sementara yang tahun 2018 masih mendekati Rp 100 juta.

Asyik, Terminal III Bandara Soekarno-Hatta Punya Coworking Space

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Perluasan Ganjil Genap Dongkrak Penjualan Mobil Bekas

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved