Pemilu 2019

Penetapan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Bakal Molor Karena Gugatan

"Karena adanya gugatan yang diterima sebagian, jadwal penetapan dipastikan mundur dan kita belum bisa pastikan kapannya.

Penetapan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Bakal Molor Karena Gugatan
istimewa
KPU Kabupaten Bekasi gelar simuasi proses pemungutan suara. 

Pleno penetapan anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2019-2024 berpotensi mundur hingga akhir Agustus 2019 mendatang.

Hal itu menyusul, dikabulkannya sebagian gugatan Caleg DPRD Kabupaten Bekasi Daerah Pemilihan 2 (Dapil 2), Ranio Abadillah asal Partai Nasdem saat sidang sengketa di Mahkamah Konstitusi.

MK mengeluarkan surat putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) dengan Nomor 199-05-12/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019.

VIDEO: KPU DKI Gelar Penetapan DPRD DKI Jakarta, PDI P Kuasai Kebon Sirih

Dalam amar putusan itu, kata Jajang, KPU akan melakukan penyandingan data pada formulir C1 dengan C1 Plano untuk di TPS-TPS di Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat.

"Karena adanya gugatan yang diterima sebagian, jadwal penetapan dipastikan mundur dan kita belum bisa pastikan kapannya. Batas akhir hingga 14 hari kerja kedepan," kata Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudi, Senin (12/8/2019).

VIDEO: Hotel Borobudur Sajikan 800 Box Nasi Rendang untuk Program Dapur Kurban Pemprov DKI

Jajang menuturkan pihaknya akan menjalankan putusan itu untuk melakukan penyandingan data.

VIDEO: Sea World Ancol Bakal Gelar Upacara di Dalam Air, Begini Proses Latihannya

Akan tetapi pihak sedang mengirimkan surat permohonan petunjuk ke KPU RI terkait teknis penyandingan tersebut.

"Jadi untuk jadwal penyandingan kita belum tentukan. Tapi MK berikan waktu 14 hari kerja untuk selesaikan penyandingan itu," jelas dia.

Adapun anggota DPRD Kota Bekasi periode 2014-2019 habis pada 5 Agustus 2019 lalu, Jajang menjelaskan hal itu tak masalah, berdasarkan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri nomor 172/3914/OTDA tanggal 24 Juli, tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Anggota DPRD Kapupaten/Kota 2019, disebutkan masa bakti anggota DPRD periode 2014-2019 sampai dengan pelantikan Anggota DPRD baru.

"Kita jadi mundur jauh tidak tepat waktu karena ada sengketa pemilu. Kemudian rencana kita lakukan penetapan Selasa (13/8) tapi tidak jadi karena gugatan Caleg dikabulkan sebagian. Kita jalankan putusan dan perintah MK dulu," ungkap dia.

Adapun persoalan awalnya, kata Jajang, caleg itu merasa bahwa suara hitungannya ia menang.

Akan tetapi hasilnya bukan dia yang menang. Kemudian dilakukan penghitungan suara ulang di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

VIDEO: Iriana Sebut Daging Kurban Olahan Chef Hotel Bintang Lima Kalah Enak dengan Masakannya

"Tapi hitung ulang belum sampai selesai mereka minta berhenti, sehingga jadi tidak diteruskan. Tapi ernyata malah di gugat oleh dia sendiri," ucap dia.

Setelah dilakukan penyandingan, Jajang belum bisa memastikan apakah ada perubahan perolehan suara atau tidak.

"Hasilnya ada perubahan atau engga itu, kita belum tahu. Tapi kemungkinan besar perubahan tidak signifikang," tandas Jajang. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved