Breaking News:

21 Tahun Tak Ada Kabarnya, TKW Alis Juariah Ternyata Disiksa Majikan, Pak Jokowi Pulangkan Ibu Saya

“Sejak ibu pergi untuk bekerja saya tinggal sama paman. Sekarang saya sudah menikah sudah punya anak dua,”

Firman Taufiqurrahman
Selpi Lusniawati (27), memerlihatkan foto ibunya, Alis Juariah (46), PMI asal Cianjur, Jawa Barat yang hilang kontak belasan tahun di Arab Saudi dan diduga menjadi korban penganiayaan majikan. Editor : Aprillia Ika 

Kepala Desa Haurwangi, Iwan Sulaeman menuturkan, setelah mendapat laporan terkait persoalan tersebut langsung berkordinasi dengan Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (Astakira) Pembaharuan selaku lembaga advokasi pekerja migran.

“Alhamdulilah mereka siap bantu, dan sekarang sedang menanganinya,” kata Iwan.

5 Langkah Mudah Mengetahui Ponsel Anda Ilegal Atau Tidak, dari Cek Nomor IMEI hingga Izin Postel

Pihaknya sendiri akan mengirimkan surat ke instansi-instansi terkait untuk mendorong proses pemulangan salahsatu warganya itu.

“Termasuk ke presiden. Kita akan bantu keluarganya untuk mengirimkan surat langsung ke pak Jokowi agar ibu Alis bisa segera dipulangkan ke kampung halamannya,” imbuhnya.

Jadi korban penganiayaan majikan?

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPC Astakira Pembaharuan Cianjur Najib Ali Hildan mengatakan, telah mengumpulkan informasi terkait pekerja migran Indonesia (PMI) Alis Juariah, termasuk melacak keberadaannya.

“Alhamdulilah kita dapati nomor telepon majikannya. Saya coba telepon langsung dan minta untuk bicara langsung dengan Alis Juariah, namun dia mengaku katanya sedang ada di luar negeri, kita akan terus hubungi dia,” kata Najib.

Ditegaskannya, asosiasi akan berjuang keras agar bisa membantu memulangkan PMI Alis Juariah termasuk memperjuangkan hak-haknya yang diduga tidak didapatkan.

Banyak Adegan Annelies Mellema di Film Bumi Manusia yang Membuat Mawar De Jongh Begitu Emosional

"Kita akan terus dorong intansi-instansi terkait agar Alis Jauriah secepatnya dipulangkan ke tanah air.

Ini negara harus hadir karena ada warganya yang tidak bisa pulang selama 21 tahun dan diduga telah menjadi korban penganiayaan,” katanya.

Ali mengatakan, pihaknya meminta kepada instansi berkompeten khususnya Disnankertrans Cianjur, BP3TKI Jabar, BNP2TKI, PWNI dan BHI Kemlu, KBRI Riyadh secepatnya merespon pengurusan dan pelacakan Ibu Alis Juariyah bin E Rukma.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ratapan Anak TKI: Pak Jokowi, Tolong Pulangkan Ibu Saya, Kasihan Sering Disika...",  Penulis : Kontributor Cianjur, Firman Taufiqurrahman

Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved