Rela Berkorban, Peduli, dan Sabar, Itulah Tiga Makna Idul Adha di Mata Wali Kota Airin Rachmi Diany

"Kita akan termasuk orang yang merugi jika melewatkan momen Idul Adha hanya sebagai ritual yang harus kita peringati," tuturnya.

Rela Berkorban, Peduli, dan Sabar, Itulah Tiga Makna Idul Adha di Mata Wali Kota Airin Rachmi Diany
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengenakan baju muslim bermotif polkadot dibalut celana dan jilbab berwarna orange senada saat salat Idul Adha di Gedung Balai Kota Tangsel, Minggu (11/8). Airin diapit oleh kedua anaknya yakni Tubagus Ghifari Al Chusaeri Wardana (kiri Airin) dan Ratu Ghefira Marhamah Wardana (kanan Airin). 

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany berbicara soal makna Idul Adha secara mendalam.

“Idul Adha mengajarkan kita tentang semangat untuk berkorban. Semangat rela berkorban adalah semangat yang dilandasi adanya niat tulus kita untuk berusaha tidak melihat sesuatu dari sisi apa manfaatnya bagi kita pribadi,” ujar Airin di gedung Balai Kota Pusat Pemerintahan Tangerang Selatan, Minggu (11/8/2019).

Menurutnya semangat rela berkorban mengarahkan untuk senantiasa mendahulukan kepentingan yang lebih besar daripada kepentingan diri sendiri.

Bahkan Idul Adha mengajarkan spirit kepedulian sosial. Nilai ini memberikan pelajaran untuk senantiasa memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar dan bersedia berbagi untuk mengurangi penderitaan orang lain.

“Semangat ini tentunya menjadi menemukan momentumnya di tengah realita sosial yang menunjukan kepada kita tentang adanya perbedaan dan kesenjangan di dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Airin.

Airin menambahkan, Idul Adha mengandung hikmah yang pada intinya menuntun untuk senantiasa dilandasi sikap sabar dan tawakkal. Prinsip kepatuhan dan ketaatan ini sangat penting untuk diterapkan di dalam masyarakat yang saat ini cenderung mengarah kepada sifat permisif.

“Bahkan abai terhadap nilai, norma ketentuan dan peraturan,” papar Airin.

Airin membawa puteranya Tubagus Ghifari Al Chusaeri Wardana dan Puterinya Ratu Ghefira Marhamah Wardana. Mereka pun menjalankan ibadah shalat Idul Adha bersama dengan masyarakat di Balai Kota, Jalan Raya Maruga, Ciputat, Tangerang Selatan.

Orang nomor satu di Tangsel itu didampingi kedua anaknya tampak khusuk mendengarkan ceramah. Mereka tampak tertunduk sambil berdoa mengumandangkan ayat -ayat suci Al Quran.

Dalam kesempatan tersebut, Airin pun mengajak masyarakat untuk sama -sama mendalami makna dari Idul Adha ini. Serta menghayati rekaman peristiwa yang berisi tentang kerelaan seorang insan mengorbankan sesuatu yang sangat disayanginya.

"Ini kiranya penting kita lakukan agar tidak terjebak dalam kondisi di mana kita melihat Idul Adha hanya sebagai momen yang harus dirayakan," ucap Airin.

"Kita akan termasuk orang yang merugi jika melewatkan momen Idul Adha hanya sebagai ritual yang harus kita peringati," tuturnya.

Meningkat

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, mengungkapkan dari total 51 hewan kurban yang sudah dikumpulkan, sebagian didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan sebagian lagi ke sejumlah masjid di wilayah Kota Tangerang.

“Total 42 ekor sapi dan 9 ekor kambing yang diterima oleh DKM Masjid Raya Al - Azhom,” ujar Arief, Minggu (11/8/2019).

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved