Film

Perjalanan Hanung Bramantyo Sebelum Film Bumi Manusia: Dari Sang Pencerah hingga Sultan Agung

Hanung Bramantyo butuh waktu penelitian lama untuk menggarap 'Bumi Manusia'. Dari film 'Sang Pencerah' sampai 'Sultan Agung', Hanung melakukan riset.

Perjalanan Hanung Bramantyo Sebelum Film Bumi Manusia: Dari Sang Pencerah hingga Sultan Agung
Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Sutradara Hanung Bramantyo disela Gala Premier film 'Bumi Manusia' dan 'Perburuan' dan menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/8/2019) siang. 

Sutradara Hanung Bramantyo (43) merasa beruntung diberikan kepercayaan oleh rumah produksi Falcon Pictures menggarap film Bumi Manusia.

Hanung Bramantyo juga berterima-kasih ke keluarga Pramoedya Ananta Toer yang juga memberikan dukungan kepadanya selama penggarapan film Bumi Manusia dilakukan sepanjang 2018.

Mendiang Pramoedya Ananta Toer adalah penulis novel legendaris Bumi Manusia yang diterbitkan pertama kali oleh Balai Pustaka pada 1980.

Pramoedya Ananta Toer berbicara dalam video dokumentasi yang diputar di Pameran 'Jejak Langkah Pram'. Pameran digelar di RBoJ Cafe, Jalan Buncit Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan mulai dibuka untuk umum, Senin (5/8/2019) malam, hingga akhir Agustus ini.
Pramoedya Ananta Toer berbicara dalam video dokumentasi yang diputar di Pameran 'Jejak Langkah Pram'. Pameran digelar di RBoJ Cafe, Jalan Buncit Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan mulai dibuka untuk umum, Senin (5/8/2019) malam, hingga akhir Agustus ini. (Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko)

Selain persiapan waktu yang tidak lama, Hanung Bramantyo juga harus berhadapan dengan banyak tantangan lain selama membuat film Bumi Manusia.

Salah satunya adalah penelitian tentang sejarah Indonesia di masa kolonial pemerintah Hindia Belanda dibalik cerita novel dan film Bumi Manusia.

"Saya riset untuk film Bumi Manusia mulai sejarah Indonesia di tahun 1800 itu sejak 2007," kata Hanung Bramantyo berbincang, Sabtu (10/8/2019) dini hari, di Surabaya, Jawa Timur.

Apa Saja Tantangan yang Dihadapi Sutradara Hanung Bramantyo Selama Menggarap Film Bumi Manusia?

Begini Cerita Para Bintang Film Bumi Manusia yang Mendadak Harus Lancar Dialog Dalam Bahasa Belanda

Saat itu Hanung Bramantyo bersama para bintang film Bumi Manusia dan Perburuan baru menggelar Gala Premier film Bumi Manusia di Surabaya Town Square, Surabaya, Jumat (9/8/2019) malam.

Riset tentang sejarah Indonesia untuk film Bumi Manusia mulai dilakukan Hanung Bramantyo ketika membuat film Sang Pencerah (2010).

"Sejak saat itu saya sudah mulai melakukan riset," ujar suami bintang sinetron dan film Zaskia Adya Mecca itu.

Dari film Sang Pencerah yang mengisahkan sejarah bangsa ini di tahun 1800–1900 lewat tokoh KH Ahmad Dahlan, Hanung Bramantyo melanjutkan perburuan sejarah Indonesia melalui film Soekarno: Indonesia Merdeka (2013).

Halaman
12
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved