Idul Adha

Penyembelihan Hewan Kurban di Bantar Gebang Bekasi Diawasi Dokter Hewan

Pemeriksaan ini dilakukan untuk menghindari hewan yang terkena penyakit seperti antraks, penyakit kuku maupun penyakit hati

Penyembelihan Hewan Kurban di Bantar Gebang Bekasi Diawasi Dokter Hewan
Wartakotalive/Muhammad Azzam
Tim dokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) melakukan pengawasan terhadap proses penyembelihan hewan kurban di Polsek Bantar Gebang, Kota Bekasi, pada Minggu (11/8/2019). 

Tim dokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) mengawasi proses penyembelihan hewan kurban di Polsek Bantar Gebang, Kota Bekasi, pada Minggu (11/8/2019).

Para hewan kurban baik sapi maupun kambing dilakukan pemeriksaan mulai dari kelengkapan anggota tubuh, rongga mulut, lidah, mata dan lainnya.

Dokter hewan dari PDHI, Eko Prasetio mengatakan pemeriksaan ini dilakukan untuk menghindari hewan yang terkena penyakit seperti antraks, penyakit kuku maupun penyakit hati.

Kisah Sapi Mengamuk akan Disembelih Sempat Kabur ke Stasiun Ancol, Sampai Nyebur ke Kali

Pemeriksaan terhadap hewan kurban dilakukan baik sebelum maupun sesudah penyembelihan.

"Dari total satu ekor sapi dan 17 ekor kambing semua dinyatakan sehat dan layak untuk di distribusikan dan dikonsumsi oleh masyarakat," ujarnya, kepada awak media, Minggu (11/8/2019).

Tim dokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) melakukan pengawasan terhadap proses penyembelihan hewan kurban di Polsek Bantar Gebang, Kota Bekasi, pada Minggu (11/8/2019).
Tim dokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) melakukan pengawasan terhadap proses penyembelihan hewan kurban di Polsek Bantar Gebang, Kota Bekasi, pada Minggu (11/8/2019). (Wartakotalive/Muhammad Azzam)

Eko menjelaskan pihaknya bekerjasama dengan pemerintah setempat untuk melakukan monitoring dan pemeriksaan terhadap hewan kurban yang ada di Kota Bekasi, memastikan layak dikonsumsi.

Rumah Zakat Salurkan 4000 Superqurban Dalam Dapur Kurban 2019

"Kita ingin pastikan daging yang didistribusikan ke masyarakat layak konsumsi. Karena kalau tak layak bisa bahaya bagi kesehatan, termasuk darah atau sisa kotoran harus ditanam di tanah," ungkap dia.

Sementara Kapolsek Bantar Gebang Kompol Siswo menyambut baik kedatangan tim dokter hewan yang melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban Polsek Bantar Gebang.

"Kita ingin semua yang disalurkan ke masyarakat dapat dikomsumsi dengan baik. Dan daging ini bisa lebih bermanfaat," kata dia.

Siswo menjelaskan total hewan kurban di Polsek Bantar Gebang, ada satu ekor sapi dan 27 ekor kambing.

Akan tetapi yang dipotong di Polsek, satu ekor sapi dan 17 ekor kambing.

"Kambing-kambing kita berikan ke sejumlah yayasan dan masjid. Untuk yang disembelih di Polsek akan kita bagikan untuk warga sekitar Polsek," ucap dia.

Torpedo Kambing Dipercaya Bisa Tingkatkan Gairah Seksual? Begini Penjelasan Dokter

Tips Menyimpan Daging Kurban Biar Awet Cara Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing

Untuk pembagian tahun ini, kata Siswo, pihaknya tidak menggunakan kantong kresek dalam pendistribusian daging, akan tetapi menggunakan goodie bag.

"Kita pakai goodie bag agar menekan produksi sampah plastik. Semoga daging ini bermanfaat bagi warga," paparnya

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved