Film

Apa Saja Tantangan yang Dihadapi Sutradara Hanung Bramantyo Selama Menggarap Film Bumi Manusia?

Ada banyak tantangan yang dihadapi sutradara Hanung Bramantyo selama membuat film 'Bumi Manusia' sebelum ditayangkan di bioskop pada 15 Agustus 2019.

Apa Saja Tantangan yang Dihadapi Sutradara Hanung Bramantyo Selama Menggarap Film Bumi Manusia?
Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Sutradara Hanung Bramantyo disela Gala Premier film 'Bumi Manusia' dan 'Perburuan' dan menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/8/2019) siang. 

Butuh waktu lama bagi sutradara Hanung Bramantyo (43) untuk menggarap film Bumi Manusia.

Jauh sebelum syuting film Bumi Manusia dilakukan selama 2 bulan mulai pertengahan Juli 2018 di Yogyakarta, Hanung Bramantyo sudah mulai menyiapkan penggarapan film tersebut.

Tantangan terberat Hanung Bramantyo selama mengawal proses produksi film Bumi Manusia terutama adalah jadwal waktu yang cukup mepet.

Sutradara Hanung Bramantyo ketika mencoba memunculkan emosi kesedihan Mawar de Jongh yang memainkan perannya sebagai Annelies di film 'Bumi Manusia'. Film 'Bumi Manusia' akan tayang perdana di bioskop Indonesia pada 15 Agustus 2019.
Sutradara Hanung Bramantyo ketika mencoba memunculkan emosi kesedihan Mawar de Jongh yang memainkan perannya sebagai Annelies di film 'Bumi Manusia'. Film 'Bumi Manusia' akan tayang perdana di bioskop Indonesia pada 15 Agustus 2019. (Dokumentasi Falcon Pictures)

"Tantangannya waktu. Waktu yang diberikan (Rumah Produksi Falcon Pictures) ke saya itu cepat banget," kata Hanung Bramantyo berbincang di Hotel Majapahit, Jalan Tunjungan, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (10/8/2019) dini hari.

Hanung Bramantyo bersama para pemain film Bumi Manusia dan Perburuan berada di Surabaya sejak Kamis (8/8/2019) hingga Sabtu untuk menggelar pemutaran perdana (gala premier) film Bumi Manusia dan Perburuan.

Soal mepetnya waktu, tidak hanya dihadapi suami pesinetron dan bintang film Zaskia Adya Mecca itu saja.

Seluruh pemain film juga berhadapan dengan hal yang sama.

Bermain Peran Ibu-Anak di Film Bumi Manusia, Ine Febriyanti Sampai 30 Kali Menampar Giorgino Abraham

Begini Cerita Para Bintang Film Bumi Manusia yang Mendadak Harus Lancar Dialog Dalam Bahasa Belanda

Belum lagi tantangan untuk menyiapkan properti syuting, mulai dari rumah, kendaraan hingga busana para pemain film Bumi Manusia.

"Novel Bumi Manusia tulisan Pak Pramoedya Ananta Toer itu menceritakan sejarah Indonesia medio 1890. Berarti semua bangunan dan rumahnya tidak seperti sekarang," jelas Hanung Bramantyo.

Kecuali pepohonan dan tanaman yang sudah ada, Hanung Bramantyo harus kembali membangun set bangunan dan rumah seperti di jaman hidup dan perjuangan Raden Mas Tirto Adhie alias Minke.

"Bangunan seperti yang ada didalam film Bumi Manusia itu harus saya bikin. Ketika saya bikin, butuh waktu minimal 6 bulan. Sementara waktu yang diberikan hanya 3 bulan," jelas Hanung Bramantyo.

Halaman
123
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved