Sabtu, 25 April 2026

Listrik Padam

Kasus Pemadaman Massal, Saran Persatuan Insinyur kepada PLN: Inspeksi Peralatan Vital dan Sensitif

Persatuan Insinyur Profesional Indonesia (PIPI) berikan saran perbaikan kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) demi mencegah pemadaman listrik.

Warta Kota
ILUSTRASI - Petugas PLN memperbaiki jaringan listrik. 

Persatuan Insinyur Profesional Indonesia (PIPI) memberikan saran perbaikan kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) demi mencegah pemadaman listrik massal (blackout) terulang pada masa depan.

WARTA KOTA, JAKARTA ---- PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melakukan perbaikan dan investigasi menyusul pemadaman listrik massal (blackout) di DKI Jakarta, Banten, dan sebagian wilayah Jawa Barat, Minggu (4/8/2019) lalu.

Hari itu, PLN melakukan pemulihan terhadap 6 turbin dalam waktu 6 jam. Adapun investigasi masih terus berlanjut.

Chairman Persatuan Insinyur Profesional Indonesia (PIPI) Raswari memberikan sejumlah  saran perbaikan kepada PT  Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Pertama, PLN wajib menginspeksi mendetail seluruh peralatan teknik, terutama yang vital dan sensitif.

"Hal ini penting untuk memastikan pemenuhan terhadap standar ISO terkait keandalan kualitasnya, agar tidak terjadi kegagalan saat dioperasikan," jelas Raswari dalam keterangannya, Kamis (8/8/2019).

Kedua, peningkatan kualitas manajemen pelaporan karyawan PLN. Menurut Raswari, kemampuan karyawan dalam melakukan pelaporan harian, mingguan, bulanan dan progress report sangat vital.

"Karena dari report tersebut tersebut perusahaan mampu melakukan langkah-langkah antisipasi pencegahan malfungsi operasional maupun menginvestigasi secara cepat saat terjadinya sebuah peristiwa. Report ini kelihatan sepele tapi vital," ungkap Raswari.

Perusahaan sekaliber PLN, Pertamina, dan PGN, imbuh dia, wajib melatih karyawan dengan kemampuan penulisan laporan berstandar internasional.

Ini penting untuk menganalisis prosedur pelaporan, apa yang dilaporkan, bagaimana melaporkan, siapa yang melaporkan, siapa yang mengotorisasi sebuah prosedur saat terjadi peristiwa.

"Jadi bisa diketahui alur peristiwa ketika terjadi kondisi genting,” sebutnya.

Selanjutnya dari kejadian ini PLN bisa memetik banyak pelajaran yang harus diaplikasikan untuk pencegahan kondisi serupa di masa depan. Aspek distribusi daya listrik, misalnya.

Dengan peristiwa ini PLN bisa membuat simulasi jika terjadi trip atau gangguan di satu pembangkit atau jaringan transmisi.

“Segmentasi distribusinya di-reroute kembali. Dianalisis berbagai fasilitas yang ada mana yang harus dikoneksikan. Jadi jika Jakarta, Bandung, Banten atau daerah lainnya yang berpenduduk besar blackout, bisa diantisipasi segera sumber daya alternatifnya, akan diambil dari mana,” ucap Raswari.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasca Mati Listrik, Ini Saran Persatuan Insinyur untuk PLN".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved