Kendaraan Listrik

Dukung Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia, Toyota Akan Boyong Bus Listrik ke Tanah Air

Menperin Airlangga Hartarto meminta industri otomotif tanah air segera menyiapkan strategi rancangan pengembangan mobil listrik di Indonesia.

Dukung Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia, Toyota Akan Boyong Bus Listrik ke Tanah Air
Istimewa
Bus listrik besutan Toyota 

Toyota akan mempromosikan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia menggunakan bus listrik. Kendaraan niaga tersebut akan menjadi pilot project, sedangkan uji coba akan dilakukan di beberapa wilayah, seperti kawasan pariwisata dan kota besar.

PERATURAN Presiden atau Perpres tentang percepatan kendaraan listrik sudah diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi) Senin (5/8/2019) lalu.

Seiring hal itu, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meminta industri otomotif tanah air segera menyiapkan strategi rancangan pengembangan mobil listrik di Indonesia.

Dalam Perpres tersebut, Menperin Airlangga Hartarto menyebutkan akan mendorong pengembangan mobil listrik di tahap awal dengan memberikan kesempatan bagi pelaku industri mengimpor dalam bentuk completely built up (CBU).

Salah satu yang dikabarkan siap adalah Toyota. Produsen otomotif asal Jepang ini akan memasukkan bus listrik Toyota sebagai langkah awalnya.

Dukung pengembangan kendaraan listrik  

Namun ketika mengkonfirmasikan hal ini, Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto menyatakan, sampai saat ini dirinya belum mendengar adanya kabar tersebut.

Namun dia memastikan bila Toyota sepenuhnya akan mendukung langkah pemerintah dalam mengembangkan kendaraan elektrik di Tanah Air.

"Saya belum tahu apa-apa soal itu, tapi intinya Toyota Group berkomitmen untuk berkerja sama dengan pemerintah apapun bentuknya terkait pengembangan electrical vehicle (EV) yang cocok buat negera kita," tuturnya saat dihubungi Kompas,com, Kamis (8/8/2019)

"Untuk skema pengembangannya sendiri memang perlu diskusi lagi, termasuk investasi di dalamnya, jadi memang perjalanannya masih panjang," imbuh Executive GM TAM Fransiscus Soerjopranoto.

Kemenperin memang akan memberikan kuota untuk pemain otomotif mendatangkan produk mobil listik di Indonesia.

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved