Berita Bekasi

Walau Bebas Antraks, Ada 40 Hewan di Kota Bekasi Tak Layik Dikurbankan, Ini Penyebabnya

Hanya 0,21 persen hewan tak layik dikurbankan di Kota Bekasi, dan tak ditemukan adanya hewan kurban antraks di Kota Bekasi.

Walau Bebas Antraks, Ada 40 Hewan di Kota Bekasi Tak Layik Dikurbankan, Ini Penyebabnya
WARTA KOTA/DWI RIZKI
Ilustrasi pemeriksaan hewan kurban 

"Rata-rata itu paling banyak. Ada juga yang pincang karena terjatuh dari kendaraan"

"karena kalau pincang itu tidak memenuhi syarat, jatuhnya cacat. Itu gak boleh dijadikan hewan kurban," kata drh Sariyanti.

Jika ditemukan hewan kurban yang tak layak, ia mengimbau kepada penjual agar sesegera mungkin dipisahkan.

Sedangkan yang layak akan diberikan tanda stiker bulat bertuliskan 'SEHAT' dan dikalungkan di leher hewan kurban.

Tanda itu diberikan untuk memudahkan para pembeli hewan kurban dalam memilih.

Bahkan Distanikan juga mengeluarkan surat keterangan sehat hewan (SKKH). (M16)

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi lakukan pemeriksaan hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha.

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi, Momon Sulaiman, bila pihaknya lakukan pemeriksaan hewan kurban sejak 28 Juli 2019 lalu.

Dalam pemeriksaan hewan kurban, dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), dan Tempat Pemotongan Hewan (TPH) yang berada di Kota Bekasi.

Namun hingga saat ini, Momon belum mendapat laporan dari hasil pengecekan hewan kurban di Kota Bekasi yang sudah berjalan 10 hari.

Halaman
1234
Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved