Kemenpan RB akan Buat Aturan ASN bisa Bekerja di Rumah

KemenPANRB akan Buat Aturan ASN bisa Bekerja di Rumah. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

Ilustrasi Tenaga Honorer (KemenPANRB) 

DEPUTI bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Setiawan Wangsaatmaja, menyebut Smart Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak gagap teknologi atau gaptek akan menggiring sistem pemerintahan Indonesia ke birokrasi 4.0.

Dimana pihaknya akan membuat aturan ASN tidak perlu ke kantor dan bisa bekerja di rumah.

"Birokrasi 4.0 memiliki empat indikator. Indikator tersebut adalah percepatanan layanan, efisiensi layanan, akurasi layanan, fleksibilitas kerja, dan berdampak sosial. Dengan fleksibilitas waktu kerja ASN, pekerjaan tidak harus dikerjakan di kantor," kata Setiawan, dalam siaran pers yang diterima Warta Kota, Jumat (9/8/2019).

Melepas Penat dengan Suasana Pantai di Kota Tangerang

CEO GoPay Ternyata Suka Narik Gojek, dan Nongkrong Sama Pengemudi Ojol, Ini Alasannya

Di masa mendatang, lanjutnya, beberapa pekerjaan bisa dikerjakan melalui smartphone. Dimana tentu akan lebih efisien dan memperpendek alur birokrasi.

Namunnm, lanjutnya, sistem itu tidak dalam waktu dekat. Perlu sistem dan regulasi yang matang untuk mengatur sistem kerja yang mirip dengan perusahaan start up tersebut.

“Ada fleksibilitas dalam kerja, kita sedang merencanakan itu. Bisa kerja dari rumah, tinggal nanti kita buat aturannya,” ujar Setiawan.

Ditambahkannya, bahwa dalam ide yang terus dikembangkan tersebut, ASN bisa bekerja di rumah dengan ukuran kinerja yang jelas dan disepakati. Serta dilakukan secara selektif bagi ASN yang telah terbukti berkinerja baik, sebagai reward atau penghargaan.

"Pengalaman di Australia, ketika hal itu diterapkan, produktifitas pegawai tercatat meningkat," imbuhnya.

Pemerintah juga tengah menggodok sistem manajemen talenta nasional. Dengan manajemen talenta, semua kompetensi ASN per-individu akan terpetakan.

Honda DBL DKI Jakarta Series 2019-West Region, Zebaoth Tumbangkan Kristo 2

CEO GoPay Diam-Diam Sering Narik Gojek, Lalu Diledekin Sama Pengemudi Ojol

Struktur ideal ASN perlu didukung manajemen talenta nasional yang dikembangkan untuk menempatkan talenta terbaik pada jabatan strategis.

Manajemen talenta institusional dari seluruh instansi diintegrasikan untuk membentuk talent pool nasional, untuk kemudian diselaraskan dengan manajemen talenta korporasi.

“Sehingga memungkinkan mobilisasi talenta lintas sektor, baik publik maupun privat, yang fokus dan prioritas mengungkit pembangunan pusat maupun daerah,” jelas Setiawan

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved