Kampoeng Legenda Mal Ciputra Jakarta, Momen Kenalkan Kuliner Legendaris Kepada Kaum Muda.

Kampoeng Legenda kali ini menghadirkan cita rasa autentik dari 34 provinsi di Indonesia yang dihadirkan langsung dari daerah asalnya.

Kampoeng Legenda Mal Ciputra Jakarta, Momen Kenalkan Kuliner Legendaris Kepada Kaum Muda.
Dok. Ciputra Mall Jakarta
Para pelaku bisnis kuliner mengikuti parade dengan membawa langsung hasil olahan kulinernya saat pembukaan Kampoeng Legenda Mal Ciputra Jakarta, Kamis (8/8/2019). 

Mengisi Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-74,  Mal Ciputra Jakarta kembali menghadirkan event kuliner akbar yang diklaim berbeda dari event kuliner lainnya, Kampoeng Legenda.

Event kuliner yang keenam kalinya ini berlangsung mulai 7 hingga 18 Agustus 2019 di area Center Court, lantai Lower Ground Timur dan Utara, Mal Ciputra Jakarta.

General Manager Mal Ciputra Jakarta Ferry Irianto mengatakan bahwa Indonesia merupakan surga kuliner tradisional, masing-masing daerah tidak saja memiliki makanan khasnya, namun juga cerita menarik di balik lezatnya sajian.

Bekerja sama dengan JIISSCOM, Mal Ciputra Jakarta melalui Kampoeng Legenda secara konsisten turut mengupayakan pelestarian budaya bangsa melalui kepedulian terhadap pelestarian kuliner legendaris Indonesia agar tidak punah bahkan semakin dikenal seluruh masyarakat terutama generasi muda sebagai penerus bangsa.

“Hal paling penting dari kegiatan ini adalah edukasi kepada generasi muda, jangan kiblatnya ke makanan luar terus. Mengenalkan kuliner adalah hal yang paling cepat bagi generasi muda untuk mengenal budaya suatu daerah, karena mereka bisa langsung nyicipin rasanya,” ungkap Ferry Irianto di sela pembukaan Kampoeng Legenda, Kamis (8/8/2019).

Upaya ekstra

Menurut Ferry, menghadirkan kuliner legendaris langsung dari daerah asalnya, bukanlah sesuatu yang mudah. Perlu upaya yang ekstra untuk meyakinkan para pelaku bisnis kuliner yang sudah tidak diragukan kwalitas kelezatan makanannya secara turun temurun.

“Ada yang kami ajak sampai empat kali, baru bersedia. Kebanyakan pelaku bisnis kuliner sudah merasa cukup tempat usahanya ramai di daerah asalnya saja, enggak mau keluar. Makanya kami ajak terus, ayo keluar dari kandang. Jangan hanya menjadi ‘raja’ di tempat asalnya masing- masing. Indonesia itu luas, jangan hanya terpaku di daerah asalnya saja,” kata Ferry.

Kampoeng Legenda kali ini menghadirkan cita rasa autentik dari 34 provinsi di Indonesia yang  dihadirkan langsung dari daerah asalnya yang tergabung dalam 80 stand kuliner legendaris.

Puluhan kuliner kuliner legendaris yang dapat dicicipi pengunjung di Kampoeng Legenda ini diantaranya dari Payakumbuh (Sumatera Barat): Sate Padang Betbur Danguang Danguang (1989), Es Durian Iko Gantinyo ; dan dari Surabaya: Nasi Krawu Buk Tiban Khas Gresik (1970), Depot Nasi Campur Pojok Tambak Bayan (1971), Sambal Bu Rudi (2000) .

Halaman
12
Penulis: Ichwan Chasani
Editor: Ichwan Chasani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved