Transfer Pemain

Inilah 6 Kejutan yang Membuat Deadline Day Seperti Liverpool vs Arsenal

Hari terakhir bursa transfer di Inggris tahun ini menyajikan kejutan, yang tidak kalah seru dari kejutan dalam pertandingan sepak bola.

Inilah 6 Kejutan yang Membuat Deadline Day Seperti Liverpool vs Arsenal
Instagram/callumlyall90
Ilustrasi Liverpool vs Arsenal 

Gelandang berpaspor Denmark itu sudha tidak betah bermain untuk Tottenham, dan ingin mencari
pengalaman baru di luar Liga Inggris.

Ryan Sesegnon ke Tottenham

Kabar bahwa Tottenham tertarik merekrut Sessegnon sebenarnya bukan cerita baru, sebab sejak bursa
dibuka sudah santer terdengar soal itu.

Hanya saja, dibutuhkan waktu 85 hari untuk mewujudkan keinginan itu.

Sudah begitu, pergerakan Tottenham untuk pembelian pemain sayap muda Inggris ini berlangsung senyap. Bisa jadi tenggelam oleh rumor transfer yang berkeliaran denganliar dan berisik.

Namun, dalam kesenyapan itu akhirnya Pochettino bisa memperoleh pemain berusia 19 tahun ini dengan harga 25 juta poundsterling.

Lamanya proses transaksi tampaknya karena kedua klub berkutat dia soal harga untuk Sessegnon.
Kesepakatan tercapai di angka 26 juta poundsetrling itu, plus gelandang muda Tottenham, Josh Onomah.

Kontroversi David Luiz

Kejutan yang muncul dari perpindahan David Luiz ke Arsenal adalah kontroversinya. Maklum, meski
Arsenal dan Chelsea bertetangga di London, namun mereka bukan tetangga yang ramah satu kepada yang lain.

Masuk akal, sebab kedua klub ini bersaing memperbutkan gelar "Kebanggaan kota London".

Kejutan lainnya dari transfer ini adalah tak ada ramai-ramai sebelumnya. Luiz terlihat nyaman di
Chelsea dan sedang mempersiapkan musim depan, di bawah asuhan pelati baru, Frank Lampard.

Namun publik sepertinya memang belum mengenal David Luiz secara mendalam. Melihat sejarah kariernya, bek tengah berpaspor Brasil ini adalah seorang "kutu loncat".

Hal ini diakuinya sendiri dalam wawancara dengan laman Arsenal. "Saya mencintai tantangan. Jika ada
peluang untuk mencoba tantangan baru, saya akan mengambilnya. Saya rasa tak ada pemain lain yang
seberani saya," katanya.

Luiz sepertinya melihat ada tantangan yang muncul dari peristiwa "cabutnya" Laurent Koscielny dari
Arsenal, dan gaglnya negosiasi antara Arsenal dengan Juventus untuk membeli Daniele Rugani.

Entah siapa yang memulai duluan, yang pasti pada akhirnya Luiz bertransformasi dari London Biru ke
London Merah.

Kieran Tierney sampai lupa

Kasus Tierney ini mirip dengan Sessegnon dan Tottenham. Sudah ramai tapi tidak ada action selama 84
hari. Baru mnjelang penutupan bursa terjadi aksi.

Tierney saja sampai mengira dia tak lagi diinginkan oleh Arsenal, sampai datang perintah untuk
segera datang ke bandara di glasgow, dan terbang ke London.

Uniknya, Tierney sebenarnya sudah mencapai cita-citanya bgitu dia bermain di tim inti Glasgow
Celtic. Nmaun, atas saran banyak orang, dia harus pindah ke klub besar dan bermain di kompetisi
bergengsi untuk mengembangkan kariernya.

Andy Carroll kembali ke asal

Si "kaki kaca" Andy Carroll akhirnya kembali ke Newcastle United, klub masa mudanya.

Hal ini merupakan berkah bagi Carroll, yang tidak mendapat perpanjangan kontrak dari West Ham
United. Masuk akal, sebab slama 6 tahun berada di klub London Timur itu, Carroll terlalusering
cedera.

Meski permainannya hebat, tapi kakinya yang rapuh itu membuatnya tak bisa sering-sering menampilkan kehebatannya.

"Bagi saya, kembali ke tempat saya berasal adalah mimpi yang dibuat. Tempat ini memang rumah saya," kata Carroll di Stadion St James Park, sebagaimana dikutip BBC.

Kembalinya Carroll ke Newcastle memang cukup mengejutkan, mengingat klub di tepi Sungai Tyne itu
seperti tidak tertarik membeli pemain baru.

Nmaun Carroll memang tak perlu dibeli, sebab dia adalah pemain tanpa klub sehingga Newcastle tak
perlu membayar ke siapa-siapa.

Carroll debut di Newcastle tahun 2006, dan selama 5 tahun berada di sana, striker yang saat ini
berusia 30 tahun itu menctak 33 gol.

Penulis: AC Pingkan U
Editor: AC Pinkan Ulaan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved