Wakil Wali Kota Tangsel Minta Dispora dan PPI Mesti Bertanggungjawab Terkait Kematian Aurellia

“Kami langsung melakukan evaluasi. Dari pihak senior Paskibraka ditarik keluar. Sekarang yang melatih hanya dari unsur TNI saja,” kata Benyamin.

Wakil Wali Kota Tangsel Minta Dispora dan PPI Mesti Bertanggungjawab Terkait Kematian Aurellia
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie menceritakan saat prosesi melayat Aurellia Quratu Aini (16). Air mata Benyamin pun tumpah tak terbendung di depan jenazah Aurel yang tewas secara mendadak diduga dipersekusi oleh oknum Paskibraka. 

Siapa pihak yang bertanggungjawab dalam meninggalnya Aurellia Quratu Aini (16), anggota Paskibraka Tangerang Selatan, yang diduga mengalami tindak kekerasan seniornya, mulai terkuak juga.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, pun terang-terangan menyebut pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Tangsel, bertanggungjawab dalam musibah itu.

“Ini harus diusut tuntas dan harus ada yang bertanggung jawab,” ujar Benyamin saat dijumpai Warta Kota di Gedung Pusat Pemerintahan Tangerang Selatan, Rabu (7/8/2019) malam.

“Setelah saya melakukan pengecekan, ternyata memang benar ada penyimpangan yang dilakukan oleh senior Paskibraka ini,” ucapnya.

Saat ini penyidik Polres Tangsel sedang menyelidiki kasus kematian Aurellia yang dinilai janggal. Sejumlah saksi kunci telah dimintai keterangan.

“Mereka yang harus bertanggung jawab itu dari pihak Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) bersama dengan PPI (Purna Paskibraka Indonesia) Tangsel terkait masalah ini,” kata Benyamin.

Pihak yang melaporkan kasus tindak kekerasan yang menimpa siswi SMA Al Azhar BSD Tangsel ini ternyata bukan keluarga. Namun Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany lah yang mengadukan kejadian itu dan meminta Polres mengusut tuntas supaya terang benderang.

“Walau pun orang tuanya tidak melapor, tapi Wali Kota Tangerang Selatan yaitu ibu Airin Rachmi Diany yang meminta langsung Kapolres Tangsel untuk mengusut tuntas perkara ini,” ujar Benyamin Davnie.

Benyamin menyebut saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari proses penyelidikan polisi. Polisi pun telah memeriksa sejumlah saksi kunci.

“Ini biar jelas duduk perkaranya seperti apa,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved