Berita Video

VIDEO: Polisi Ungkap Penipuan Emas Sepuhan Digadaikan

Perhiasan ini tidak murni emas, tetapi dicampur antara tembaga dengan emas kemudian disepuh agar mengkilat,

VIDEO: Polisi Ungkap Penipuan Emas Sepuhan Digadaikan
Warta Kota
Komplotan emas sepuhan diringkus 

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengungkap aksi penipuan bermodus sepuh emas.

Tidak tanggung-tanggung, aksi yang dilakukan oleh tujuh orang itu berhasil menipu tiga buah Kantor rumah gadai Jakarta Selatan.

Berulang kali sukses hingga meraup keuntungan selangit, aksi tujuh pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Andi Sinjaya Ghalib bermula dari kecurigaan pihak kantor pegadaian yang menemukan adanya kejanggalan dalam sejumlah aplikasi gadai milik beberapa orang nasabah.

Sejumlah nasabah yang mengajukan pinjaman gadai itu diketahui memiliki identitas berbeda satu dengan lainnya, namun lewat data internal, seluruh nasabah tersebut diketahui terhubung dalam satu rekening bank.

Kecurigaan pihak kantor cabang Pegadaian pun semakin besar ketika mencocokkan data fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dilampirkan dalam aplikasi gadai. Ditemukan foto yang serupa tetapi tercetak identitas domisili yang berbeda antara satu nasabah dengan nasabah lainnya.

Berbekal temuan tersebut, manajemen dua Kantor Cabang Pegadaian yang menjadi korban, yakni Kantor Cabang Pegadaian Jagakarsa dan Kantor Cabang Pegadaian Pasar Minggu kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Metro Jakarta Selatan.

Berdasarkan penelusuran didpatkan empat orang tersangka, yakni sepasang suami istri, A (20) dan R (21) serta SD (43) dan LY (19) yang berperan sebagai penggadai emas sepuh.

Tidak berselang lama, penelusuran mengerucut kepada orangtua LY, yakni S (52) dan FR (53) yang berperan menyepuh perhiasan yang akan digadaikan, sedangkan F (25) berperan sebagai ojek yang mengantar empat tersangka menggadaikan perhiasan.

"Pelaku berhasil menipu petugasa Kantor Pegadaian dengan modus pemalsuan identitas dan emas sepuh.

Perhiasan ini tidak murni emas, tetapi dicampur antara tembaga dengan emas kemudian disepuh agar mengkilat, jadi waktu ditaksir dan diuji memang memiliki kandungan emas, tapi di luarnya saja," ungkapnya kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta selatan pada Kamis (8/8/2019).

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved