Mafia Bola

Kasus Pengaturan Skor di Liga Indonesia Terus Didalami, Polri Bentuk Satgas Mafia Bola Jilid II

Satgas Antimafia Sepakbola Jilid II ini dibentuk untuk bekerja dalam waktu 4 bulan ke depan.

Kasus Pengaturan Skor di Liga Indonesia Terus Didalami, Polri Bentuk Satgas Mafia Bola Jilid II
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono 

Untuk semakin mendalami dan mengungkap kasus pengaturan skor sepak bola di liga Indonesia, Kepolisian RI kembali membentuk Satgas Antimafia Sepakbola Jilid II.

Satgas Antimafia Sepakbola Jilid II ini dibentuk untuk bekerja dalam waktu 4 bulan ke depan.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (8/8/2019).

"Jadi intinya kemarin Kapolri sudah membuat sprint atau surat perintah berkaitan dengan Satgas Mafia Bola Jilid 2. Nanti 4 bulan ke depan akan berlaku sprint bapak kapolri ini," kata Argo.

"Kenapa kita buat Satgas Antimafia Bola ini, pertama adalah untuk memenuhi ekspektasi masyarakat berkaitan dengan persepakbolaan Indonesia. Kedua, ada beberapa laporan atu LP atau kasus yang belum selesai. Contoh kasus tersangka Vigit dan satu lagi, ada dua yang belum kita selesaikan," tambah Argo.

CEO Persija Pastikan Tidak Ada Mafia Bola yang Ikut Campur dalam Penundaan Final Piala Indonesia

Pengamat: Mafia Bola Rusak Motivasi Pemain

Terdakwa Kasus Mafia Bola Kompak Tak Ajukan Eksepsi, PPHI: Ini Patut Dicermati

Serta yang ketiga, kata dia Satgas kali ini untuk memantau Liga 1.

"Jadi Satgas ini akan mengawasi Liga 1. Kita akan komunikasikan dengan PSSI berkaitan dengan liga 1 ini. Kemudian kita juga memperlebar wilayah kerja satgas ini," kata Argo.

Dimana katanya ada 13 wilayah di Indonesia yang nanti di setiap wilayah Ditreskrimum yang akan menjadi kepala satgas di sana.

"Namun Ketua tetap dipegang bapak Indro. Untuk perkembangannya nanti minggu depan kita sampaikan sudah sejauh mana satgas ini bekerja," kata Argo.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved