Kasus Narkoba

Jual Sabu Lewat Medsos, Pemilik Akun @dr.bankbong Diringkus Polisi

Penjualan narkotika sudah merambah ke media sosial, baru-baru ini jajaran Satres Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta meringkus pemilik akun penjua

Jual Sabu Lewat Medsos, Pemilik Akun @dr.bankbong Diringkus Polisi
Wartakotalive.com/Zaki Ari Setiawan
Tersangka penjual sabu dihadirkan saat ungkap kasus peredaran narkoba dari media sosial di Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (8/8/2019). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Zaki Ari Setiawan

TANGERANG, WARTA KOTA - Penjualan narkotika sudah merambah ke media sosial, baru-baru ini jajaran Satres Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta meringkus pemilik akun penjual barang haram itu.

Dalam ungkap kasus, Kapolresta Bandara Soekarno-Hatra, Kombes Pol Viktor Togi Tambunan menjelaskan, telah meringkus pemilik akun Instagram @dr.bankbong, MRR di Pontianak, Kalimantan Barat pada 25 Juli 2019.

Tidak hanya pemilik akun, DTA sebagai pemasok narkotika jenis sabu dan AB sebagai pembeli juga ikut diamankan di hari yang sama.

"Terkait transkasi narkoba melalui media sosial, sudah diamankan pembeli, pemilik akun Instagram, kemudian satu orang yang merupakan penjual sabu yang memasok akun @dr.bankbong," kata Viktor di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (8/8/2019).

Viktor menerangkan, dalam unggahannya di media sosial, tersangka secara terang-terangan menawarkan narkoba jenis sabu disertai kata-kata untuk memikat pelanggannya hingga memberikan harga promosi.

"Ada promo diskon 50 persen, ada kalimat-kalimat yang meyakinkan folowernya bahwa barang yang dijualnya benar dan upaya lain untuk mempengaruhi," imbuhnya.

Pemilik akun @dr.bankbong, MRR mengaku sudah berjualan sejak Mei 2019 lalu dengan total transaksi mencapai 26 kali ke berbagai tempat di Indonesia di antaranya Jakarta, Tangerang, Bandung, hingga Jogjakarta.

"(Sudah) 26 kali, yang terbanyak 1 gram lebih sedikit.

Pembelinya berulang-ulang, rata-rata pelanggannya memesan kembali," ungkap MRR yang sudah mengenakan seragam oranye tahanan.

Ketika dibekuk polisi, dari tangan tersangka MRR diamankan sabu seberat 7,55 gram yang sudah siap diedarkan.

Peredaran narkoba dari media sosial ini diketahui berkat kerjasama antara kepolisian dan Angkasa Pura Kargo (APK) lantaran pengirimannya melalui kargo Bandara Soekarno-Hatta.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 Narkotika dengan ancaman penjara paling lama seumur hidup.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved