Ganjil Genap

Ganji Genap Dikhawatirkan Menurunkan Pendapatan Pedagang Makanan di Gajah Mada

Pemerintah DKI Jakarta memberlakukan perluasan ganjil genap di 25 ruas jalan mulai 9 September 2019 mendatang.

Ganji Genap Dikhawatirkan Menurunkan Pendapatan Pedagang Makanan di Gajah Mada
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Sebuah spanduk informasi penerapan ganjil genap mulai di Pasang disekitar TL Tomang Jakarta Barat. 

Apalagi rencananya pemberlakukan ganji genap itu mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB dan sore pada pukul 16.00 sampai 21.00 WIB.

Dimana mulai pukul 17.00 ia sudah membuka lapaknya untuk berdagang.

"Ya kalo kita sih takutnya itu doang jadi sepi karena ganji genap ini. Karena kan setahu saya berlaku jam 4 kan, sedangkan kita buka jam 5 sampai jam 12 malam. Otomatis kan bisa kelihatan di jam ganjil genap orang jadi takut lewat sini," kata Krisno, Kamis (8/8/2019).

Meski hanya menempati lapak diemperan toko yang sudah tutup biasanya warungnya ramai ketika jam-jam pulang kantor hingga pukul 21.00 malam.

Sehingga ia khawatir berdampak pada pelanggannya.

Tak hanya itu hal serupa juga dikatakan oleh Randy (35) salah seorang karyawan dikawasan Tomang Raya, ia mengaku kebijakan ganjil genap ini akan menyulitkan dirinya pergi ke kantor, karena kantornya masuk kawasan ganjil genap.

Apalagi dirinya baru saja pindah ke kawasan Bogor sehingga jika mengunakan kendaraan umum akan memakan waktu yang lebih lama.

Ia khawatir justru akan terlambat bekerja. Apalagi ketika jam kerja kawasan Gatot Subroto kerap kali macet, sehingga alternatifnya ia mengunakan tol.

"Sebenarnya bakal repot karena saya emang tiap hari bawa kendaraan sendiri ya, apalagi saya sekarang sudah tinggal di bogor, kalaupun naik busway atau kereta, saya pikir malah lebih lama," ujarnya.

Meski sebagian warga ada yang tak setuju mengenai pemberlakukan ganjil genap ini, namun, Hendro (29) mengaku setuju dengan kebijakan itu.

Hal itu dianggap dapat mengurangi kemacetan disekitar kawasan Tomang raya.

"Kalo saya sih setuju aja. Soalnya apa, kawasan Tomang itu kalo pagi sama sore pokoknya jam kerja itu pasti macet, justru kalo ada ganji genap saya rasa bakal mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi," kata pria yang bekerja di salah satu perusahaan jasa pengiriman barang ini. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved